animasi-bergerak-selamat-datang-0276

Selasa, 04 April 2017

Cerpen "Penyesalan yang Tertulis di Atas Kertas"



PENYESALAN YANG TERTULIS DI ATAS KERTAS
Karya: Novita Putri Ningsih


          Waktu itu hari sedang hujan, aku bersama tiga temanku pergi ke salon yang berada tidak jauh dari kediamanku karena ada salah satu temanku yang ingin memotong rambutnya. Akhirnya aku dan teman-temanku pergi ke salon itu, ditengah perjalanan kami basah kuyup karena hujan yang sangat deras. Dan tak lama kemudian kamipun sampai di rumah saudara partiwi yang bernama ardita, setelah beberapa menit kami duduk disana hujanpun berhenti kami pun langsung bergegas menuju salon.  Dan sialnya ternyata salon yang kami datangi itu sedang tutup, teman-temanku mengajakku untuk pergi kesalon yang lain dan akupun menuruti kemauan teman-temanku itu.
          Akhirnya aku dan teman-temanku sampai di  salon yang lokasinya juga tidak jauh dari kediamanku, tak terasa temanku sudah selesai memotong rambutnya dan kamipun bergegas pergi dari tempat itu. setelah itu aku diajak lagi oleh temanku untuk pergi mencari modem, dan tak lamak kemudian kamipun menemukan conter yang lokasinya lumayan jauh dari rumahku. Setelah temanku membeli modem kamipun langsung pergi dari tempat itu, namun saat diperjalanan motor kami menjadi oleng karena disenggol oleh pengendara motor lain yang melaju kencang dari belakang kami dan akhirnya “Braaaakkkkkkkk” kamipun jatuh, untungnya temanku yang aku boncengi lukanya tidak terlalu parah tapi sialnya aku yang paling parah kedua kaki, tangan dan juga mukaku semuanya berlumuran darah. Luka itu terasa sangat perih, dan teman-temanku langsung membawaku kepuskesmas terdekat.
           Sesampainya dipuskesmas, teman-temanku sibuk menelpon keluargaku dan aku tak tahan lagi menahan air mataku yang sedari tadi ingin keluar, dan akhirnya aku menangis karena luka itu sangat sakit, teman-temanku. Setelah aku diobati dipuskesmas itu teman-temanku mengajakku pulang kerumah salah satu temanku yang bernama Ardita,sesampainya dirumah Ardita aku sudah tidak tahan lagi menahan rasa sakit itu dan akhirnya akupun jatuh pingsan tidak sadarkan diri. Semua orang cemas melihat keadaanku yang seperti itu, teman-temanku masih belum berani mengatakan yang sebenarnya kepada orang tuaku, dan akhirnya akupun sadarkan diri. Magribpun sudah berlalu jam sudah menunjukkan pukul 18.30, dan akhirnya akupun memberanikan diri untuk pulang kerumah partiwi yang rumahnya tidak jauh dari rumahku. Sesampainya kami dirumah Partiwi ibunya langsung cemas melihat kami basah kuyup dan melihat keadaanku.
           “astaga,,,,dimana kalian jatuh?” tanya ibu Partiwi dengan raut wajah yang cemas, kami tidak menjawab pertanyaan ibu Partiwi, aku langsung masuk kedalam bersama Partiwi dan teman-teman yang lainnya, tak lama kemudian orang tuaku datang kerumah Partiwi entah siapa yang telah memberitahu orang tuaku aku tidak tahu. Ketika ayahku melihat aku yang sedang berbaring di ruang tamu aku hampir saja dipukuli oleh ayahku untung saja ditahan oleh ayah Partiwi, aku sangat ketakutan karena ayahku yang sangat garang. Ketika ibuku melihat keadaanku itu ibuku langsung menangis dan berkata “ya allah nak, kenapa sampai jatuh?” ujar ibuku sambil memelukku.
          Setelah itu aku langsung diajak pulang oleh ayah dan ibuku, saat aku ingin berjalan keluar aku mendengar suara tamparan yang terdengar jelas di telingaku aku sudah tahu itu pasti suara Partiwi yang sedang dimarahi oleh ayahnya. Sesampainya aku dirumah aku melihat sangat banyak orang dirumahku dan aku langsung disuruh ibuku untuk mengganti pakaianku yang kotor. Pagi itu aku belum bisa sekolah, sudah tiga hari aku tidak masuk sekolah dan setiap hari teman-temanku selalu hadir untuk menjenguk dan menemaniku.
Hari demi haripun berlalu dan tak terasa sudah lima hari aku tidak masuk sekolah.
            Selama lima hari itu aku sangat menderita, jangankan bergerak makan saja susah karena luka didekat mulutku belum juga sembuh, dan aku juga banyak ketinggalan pelajaran. Aku sangat menyesal dan aku sangat tidak ingin kejadian itu terjadi lagi, satu bulanpun berlalu lukaku sudah mulai sembuh, tapi luka-luka itu membekas di bagian kaki dan tanganku tapi sekarang aku tetap bersyukur karena sekarang lukaku sudah sembuh dan aku sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasanya.
   



download filenya disini "GREENTHREE"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar kalian sangat berharga bagi saya

Survey Monkey

Survey Monkey/Monkey Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan umpan balik untuk membantu mengumpulkan informasi & data pelanggan dari surv...