animasi-bergerak-selamat-datang-0276

Rabu, 17 Oktober 2018

Teks Prosedur


Teks Prosedur Kompleks Tentang Cara Membuat Keripik Balado

Keripik singkong balado merupakan salah satu cemilan khas kota Padang. Rasanya yang pedas bisa membuat banyak orang menyukainya. Untuk kamu yang suka terhadap makanan pedas. Inilah cara membuat keripik singkong balado.

Bahan-bahan:
1.             500 gram singkong yang sudah dikupas
2.             ½ sendok teh garam

Bumbu:
1.             3 sendok makan minyak goreng
2.             5 buah cabe merah yang sudah dihaluskan
3.             ½ sendok teh garam
4.             4 sendok makan gula pasir
5.             2 sendok makan air asam

Langkah-langkah membuat Keripik Balado:
1.             Singkong diiris tipis-tipis.
2.             Didihkan 3 gelas air dengan garam.
3.             Masukkan singkong hingga mengapung. Kemudian angkat dan tiriskan.
4.             Panaskan minyak goreng. Lalu gorenglang singkong sampai garing.
5.             Sisihkan.Panaskan minyak goreng. Setelah itu tumis cabe, garam, gula dan air asam sambil diaduk-aduk.
6.             Masukkan singkong yang sudah disisihkan tadi. Kemudian aduk rata.
7.             Angkat dan taruh di dalam wadah yang kedap udara.
8.             Dan balado siap dinikmati.


Teks Prosedur Kompleks Cara Membuat Getuk Lindri

Getuk lindri adalah makanan tradisional dari Jawa Tengah. Makanan yang terbuat dari singkong ini banyak disukai oleh semua kalangan. Getuk lindri kerapkali disajikan dengan taburan kelapa parut sehingga menjadikannya semakin gurih dan enak. Buat kamu yang ingin bereksperimen membuat getuk lindri. Berikut adalah cara dan langkah membuatnya :

Bahan:
1.             1 kg singkong yang berkualitas baik
2.             1 sendok teh garam dapur halus
3.             300 gram gula pasir
4.             Pewarna makanan secukupnya (sesuai dengan selera)

Bahan untuk taburan:
1.             1 buah kelapa yang sudah diparut halus
2.             ½ sendok teh garam halus

Langkah-langkah membuat Getuk Lindri:
1.             Kupas kulit singkong, lalu dicuci dengan air bersih.
2.             otong singkong yang sudah dicuci bersih sesuai selera.
3.             Kemudian, rebuslah singkong ke dalam air yang mendidih hingga matang dan empuk. Angkat dan dinginkan.
4.             Haluskanlah singkong rebus dengan cara ditumbuk
5.             Lalu, masukkan gula pasir dan garam. Setelah itu uleni dengan tangan samapi tercampur rata.
6.             Bagilah adonan singkong menjadi beberapa bagian lalu beri tetesan pewarna (sesuai selera) dan aduk rata.
7.             Cetak adonan singkong dengan cetakan getuk lindri, sisihkan.
8.             Campurkanlah kelapa parut dengan garam, aduk hingga merata kemudian dikukus sebentar.
9.             Sajikan getuk lindri dengan ditaburi kelapa parut.
10.        Getuk lindri siap untuk dinikmati.



Teks Prosedur Kompleks Tentang Cara Mengurus Kartu Pelajar

Kartu pelajar sangatlah penting bagi seorang siswa. Kartu ini adalah identitas yang wajib kita punya, karena sebagai pertanda bahwa kita memang benar-benar terdaftar sebagai siswa sekolah tertentu.
Untuk kamu yang ingin membuat kartu pelajar, bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1.             Datanglah ke kantor tata usaha di sekolah kamu.
2.             Mintalah blanko untuk kartu pelajar kepada petugas yang yang ada.
3.             Isilah data yang tertera pada blanko dengan benar.
4.             Setelah blanko selesai kamu isi, serahkanlah kepada petugas yang berjaga.
5.             Kemudian, kamu akan memasuki ruang pengambilan foto.
6.             Setelah sesi foto selesai, kartu pelajar akan jadi kurang lebih dua minggu.
















Teks Prosedur Kompleks Tentang Cara Membuat Nasi Goreng

Bisa dibilang inilah makanan khas Indonesia yang sudah mendunia. Nah, membuat nasi goreng ternyata tidak susah kok, kamu cukup menyiapkan bahan dan mengikuti teks prosedur di bawah ini dijamin akan ias membuat nasi goreng yang enak. Mari kita coba!

Bahan:
1.             500 gram nasi putih atau secukupnya
2.             1 Butir Telur
3.             3-4 sendok makan kecap manis (sesuai selera)
4.             6 sendok makan minyak goreng
5.             1-2 sendok makan saos tomat (sesuai selera)

Bumbu:
1.             3 siung bawang putih
2.             6 siung bawang merah
3.             3-5 buah cabai merah atau sesuai selera
4.             1/2 sendok teh terasi
5.             Garam secukupnya

Langkah-langkah:
1.             Haluskan semua bumbu yang telah disiapkan terlebih dahulu.
2.             Kemudian, masukkan minyak goreng ke dalam wajan
3.             Ketika minyak sudah panas, masukkan 1 butir telur lalu orak-arik telur tersebut sampai matang.
4.             Angkat dan dinginkan
5.             Setelah itu, tumislah bumbu yang sudah dihaluskan sampai mengeluarkan bau harum.
6.             Masukkan nasi putih, kemudian aduk-aduk sampai rata
7.             Setelah semua rata, masukkan kecap manis, saos tomat dan telur yang sudah dibuat orak-arik.
8.             Aduk hingga rata
9.             Angkat dan nasi goreng pun siap untuk disajikan


Susunan Kabinet Pemerintahan Indonesia dari Masa Soekarno sampai Jokowi



Pengertian Kabinet
Suatu pemerintahan dipimpin oleh penguasa tertinggi, yaitu raja ataupun presiden. Dalam menjalankan pemerintahan, seorang pemimpin dibantu oleh berbagai pihak. Seperti halnya yang dilakukan oleh pemerintah di Indonesia, Presiden dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh para menteri yang tergabung dalam suatu susunan kabinet. Lalu apakah kabinet itu? Seperti apa susunan kabinet di Indonesia dari masa Soekarno hingga mekarang? Berikut penjelasannya.
Kabinet adalah suatu badan yang terdiri dari pejabat pemerintah senior/level tinggi (Presiden, Wakil Presiden dan Menteri-Menterinya), biasanya mewakili cabang eksekutif. Kabinet dapat pula disebut sebagai Dewan Menteri, Dewan Eksekutif, atau Komite Eksekutif, penyebutan ini tergantung pada sistem pemerintahannya dan diketuai oleh presiden atau perdana menteri sebagai pimpinan kabinet. 
Susunan Kabinet Pemerintahan Indonesia dari Masa Soekarno sampai Jokowi
A.           Susunan Kabinet Masa Pemerintahan Presiden Soekarno
Description: Hasil gambar untuk kabinet soekarno
Kabinet Masa Pemerintahan Soekarno

1.             Kabinet Presidensial
Kabinet Presidensial adalah kabinet pertama yang dibentuk di Indonesia setelah
Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Kabinet pertama ini hanya bersifat
formal saja dan belum bisa melaksanakan roda pembangunan dan pemerintahan. Indonesia menerapkan sistem presidensial di mana Presiden berfungsi sebagai Kepala
Negara dan sekaligus Kepala Pemerintahan.

Susunan Kabinet Presidensial
Menteri Luar Negeri   :  Achmad Soebardjo
Menteri Dalam Negeri   :   R.A.A. Wiranatakoesoema
Wakil Menteri Dalam Negeri   :   Harmani
Menteri Keamanan Rakyat (a.i.)   :   Soeljadi Koesoemo
Menteri Kehakiman   : Soepomo
Menteri Keuanga   :  Samsi
Menteri Kemakmuran   :Soerachman Tjokrodisoerjo
Menteri Pekerjaan Umum   :  Abikoesno Tjokrosoejoso
Menteri Perhubungan  :   Abikoesno Tjokrosoejoso
Menteri Sosial   :   Iwa Koesoemasoemantri
Menteri Pengajaran   :   Ki Hadjar Dewantara
Menteri Kesehatan  :   Boentaran Martoatmodjo
Menteri Negara   :  Amir
Menteri Negara  :  Wahid Hasjim
Menteri Negara   :   Sartono
Menteri Negara   :   A.A. Maramis
Menteri Negara :   Otto Iskandardinata
Menteri Keamanan Rakyat   :   Soeprijadi


2.             Kabinet Sjahrir I
Kabinet Sjahrir Pertama dibentuk setelah Kabinet Wiranata Koesoemah dan memerintah antara tanggal 14 November 1945 - 12 Maret 1946. Perbedaan utama dengan kabinet sebelumnya ialah bahwa pada kabinet ini, para menteri diangkat dari Partai Politik.

Susunan Kabinet Sjahrir I  
Perdana Menteri  :   Sutan Sjahrir
Menteri Luar Negeri   :  Sutan Sjahrir
Menteri Dalam Negeri  :  Sutan Sjahrir
Wakil Menteri Dalam Negeri  :   Harmani
Wakil Menteri Keamanan Rakyat   :   Abdul Moerad
Menteri Kehakiman   :   Soewandi
Menteri Keuangan   :   Soenarjo Kolopaking
Menteri Kemakmuran  :   Darmawan Mangoenkoesoemo
Menteri Perhubungan  :   Abdulkarim
Menteri Pekerjaan Umum  :   Putuhena
Menteri Sosial  :   Adji Darmo Tjokronegoro
Menteri Pengajaran  :   T.S.G. Mulia
Menteri Kesehatan  :   Darma Setiawan
Menteri Negara   :   Rasjidi
    
3.             Kabinet Sjahrir  II
Program Kabinet:
a.              Menyempurnakan susunan Pemerintah Daerah berdasarkan kedaulatan Rakyat.
b.             Mencapai Koordinasi segala tenaga rakyat di dalam usaha menegakkan Negara
c.              Republik Indonesia serta pembangunan masyarakat yang berdasarkan keadilan dan peri-kemanusiaan..
d.             Berusaha untuk memperbaiki kemakmuran rakyat di antaranya dengan jalan  pembagian pangan.
e.              Berusaha mempercepat keberesan tentang hal uang Republik Indonesia.
Susunan Kabinet Sjahrir  II 
Perdana Menteri  :   Sutan Sjahrir
Menteri Luar Negeri   :   Sutan Sjahrir
Menteri Muda Luar Negeri   :   Agus Salim
Menteri Dalam Negeri   :   Sudarsono
Menteri Pertahanan   :   Amir Sjarifuddin
Menteri Muda Pertahanan   :   Abdurrahman Wahid
Menteri Kehakiman   :   Suwandi
Menteri Penerangan   :   Mohammad Natsir
Menteri Keuangan   :   Surachman Tjokroadisurjo
Menteri Pertanian/Persediaan   :   Rasad
Menteri Muda Pertanian/Persediaan   :   Saksono
Menteri Perdagangan/Perindustrian   :   Darmawan Mangoenkoesoemo
Menteri Pekerjaan Umum  :   Putuhena
Menteri Muda Pekerjaan Umum   :   H. Laoh
Menteri Sosial   :   Maria Ulfah Santoso
Menteri Muda Sosial   :   Abdul Madjid Djojohadiningrat
Menteri Perhubungan   :   Abdulkarim
Menteri Pengajaran   :   T.S.G. Mulia
Menteri Agama   :   Rasjidi
Menteri Kesehatan   :   Darma Setiawan
Menteri Muda Kesehatan   :   J. Leimena
Menteri Negara   :   Wikana
4.             Kabinet Sjahrir III
  
Program Kabinet:
a. Menyempurnakan susunan Pemerintah Daerah berdasarkan kedaulatan Rakyat.
b. Mencapai Koordinasi segala tenaga rakyat di dalam usaha menegakkan Negara
c. Republik Indonesia serta pembangunan masyarakat yang berdasarkan keadilan dan peri kemanusiaan.
d. Berusaha untuk memperbaiki kemakmuran rakyat di antaranya dengan jalan pembagian pangan.
e. Berusaha mempercepat keberesan tentang hal uang Republik Indonesia.
    
Susunan Kabinet Sjahrir III
Perdana Menteri   :   Sutan Sjahrir
Menteri Luar Negeri   :   Sutan Sjahrir
Wakil Menteri Luar Negeri   :   Agus Salim
Menteri Dalam Negeri   :   Mohammad Roem
Wakil Menteri Dalam Negeri   :   Wijono
Menteri Kehakiman   :   Susanto Tirtoprodjo
Wakil Menteri Keuangan   :   Lukman Hakim
Wakil Menteri Keuangan   :   Lukman Hakim
Menteri Ekonomi   :   A.K. Gani
Wakil Menteri Ekonomi   :   Jusuf Wibisono
Menteri Kesehatan   :   Darma Setiawan
Wakil Menteri Kesehatan   :   J. Leimena
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   :   Suwandi
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   :   Gunarso
Menteri Sosial   :   Maria Ulfah Santoso
Wakil Menteri Sosial   :   Abdulmadjid
Menteri Agama   :   Faturrachman
wakil Menteri Keamanan Rakyat   :   Harsono Tjokroaminoto
Menteri Penerangan   :   Mohammad Natsir
Wakil Menteri Penerangan   :   A.R. Baswedan
Menteri Pekerjaan Umum   :   Putuhena
Wakil Menteri Pekerjaan Umum   :   Laoh
Menteri Negara   :   Hamengku Buwono IX
Menteri Negara   :   Wahid Hasjim
Menteri Negara   :   Wikana
Menteri Negara   :   Sudarsono
Menteri Negara   :   Tan Po Gwan
Menteri Negara   :   Setiabudi (Douwes Dekker)
Menteri Luar Negeri   :   Agus Salim
Menteri Dalam Negeri   :   Mohammad Roem
Wakil Perdana Menteri III   :   Chaerul Saleh
Wakil Menteri Pertama/ Koordinator Pertahanan/Keamanan   :   Abdul Haris Nasution

5.             Kabinet Amir Sjarifuddin I

Susunan Kabinet Amir Sjarifuddin I:  
wakil Perdana Menteri   :   A.K. Gani
Menteri Luar Negeri   :   Agus Salim
Menteri Muda Luar Negeri   :   Tamsil
Menteri Muda Dalam Negeri   :   Abdul Madjid Djojohadiningrat
Menteri Muda Pertahanan   :   Abdurrahman Wahid
Menteri Kehakiman   :   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Muda Penerangan   :   Sjahbudin Latif
Menteri Keuangan   :   A.A. Maramis
Menteri Muda Keuangan   :   Ong Eng Die
Menteri Kemakmuran   :   A.K. Gani
Menteri Muda Kemakmuran I   :   I.J. Kasimo
Menteri Perhubungan   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Pekerjaan Umum   :   Moch. Enoch
Menteri Muda Pekerjaan Umum   :   H. Laoh
Menteri Perburuhan   :   S.K. Trimurti
Menteri Muda Perburuhan   :   Wilopo
Menteri Sosial   :   Suprodjo
Menteri Muda Sosial   :   Sukoso Wirjosaputro
Menteri Agama   :   K. Achmad Asj'ari
Menteri Kesehatan   :   J. Leimena
Menteri Negara   :   Hamengku Buwono IX
Menteri Negara   :   Suja'as
Menteri Negara   :   Wikana
Menteri Negara   :   Siauw Giok Tjhan
Menteri Negara   :   Hindromartono
Menteri Negara   :   Maruto Darusman

6.             Kabinet Amir Sjarifuddin II

Susunan Pejabat Amir Sjarifuddin II
Menteri Muda Dalam Negeri   :   Abdul Madjid Djojohadiningrat
Menteri Kesehatan   :   J. Leimena
Menteri Sosial   :   Suprodjo
Menteri Sosial   :   Suprodjo
Menteri Muda Sosial   :   Sukoso Wirjosaputro
Menteri Agama   :   Masjkur
Menteri Kemakmuran   :   A.K. Gani
Menteri Muda Kemakmuran I   :   I.J. Kasimo
Menteri Perburuhan   :   S.K. Trimurti
Menteri Muda Perburuhan   :   Wilopo
Menteri Perhubungan   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Pekerjaan Umum   :   H. Laoh
Menteri Negara   :   Hamengku Buwono IX
Menteri Negara (Urusan Pemuda)   :   Wikana
Menteri Negara (Urusan Pangan)   :   Suja'as
Menteri Negara (Urusan Peranakan)   :Siauw Giok Tjhan
Menteri Negra (Urusan Kepolisian)   :   Hindromartono
Menteri Negara   :   Maruto Darusman
Menteri Negara   :   Anwar Tjokroaminoto
Wakil Perdana Menteri I   :   Samsuddin
Wakil Perdana Menteri IV   :   A.K. Gani
Menteri Keuangan  :   A.A. Maramis
Menteri Muda Keuangan   :   Ong Eng Die
Menteri Muda Pertahanan   :   Abdurrahman Wahid
Menteri Muda Luar Negeri   :   Tamsil
Menteri Kehakiman   :   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Muda Kehakiman  :   Kasman Singodimedjo
Menteri Penerangan   :   Sjahbudin Latif
Menteri Muda Dalam Negeri   :   Abdul Madjid Djojohadiningrat
Menteri Muda Dalam Negeri   :   Abdul Madjid Djojohadiningrat 
    
7.             Kabinet Hatta I
Masa Pemerintahan  Presiden Soekarno
Tahun Dibentuk   1948
Tahun Demisioner   1949    

Susunan Pejabat Kabinet Hatta I
Perdana Menteri   :   Mohammad Hatta
Menteri Luar Negeri   :  Agus Salim
Menteri Dalam Negeri (ad interim)   :   Sukiman Wirjosandjojo
Menteri Pertahanan (ad interim)   :   Mohammad Hatta
Menteri Kehakiman   :   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Penerangan   :   Mohammad Natsir
Menteri Keuangan   :   A.A. Maramis
Menteri Persediaan Makanan Rakyat   :   I.J. Kasimo
Menteri Pekerjaan Umum (ad interim)   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Perburuhan / Sosial   :   Kusnan
Menteri Pembangunan/Pemuda   :   Supeno
Menteri Perhubungan   :Djuanda Kartawidjaja
Menteri Agama   :   Masjkur
Menteri Kesehatan   :   J. Leimena
Menteri Negara   :   Hamengku Buwono IX

8.             Kabinet Darurat
Masa Pemerintahan  Presiden Soekarno
Kabinet ini bertugas pada periode 19 Desember 1948 - 13 Juli 1949, menggantikan sementara Kabinet Hatta I yang anggotanya ditawan oleh Belanda pada Agresi Militer Belanda II. Kabinet ini dikenal sebagai Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
    
Susunan Kabinet Darurat
Menteri Kehakiman   :   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Luar Negeri   :A.A. Maramis
Menteri Keuangan   :   Lukman Hakim
Menteri Kesehatan   :   Sukiman Wirjosandjojo
Menteri Kemakmuran     I.J. Kasimo
Menteri Agama   :   Masjkur
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   :   Teuku Mohammad Hasan
Menteri Perhubungan   :   Indratjahja
Menteri Pekerjaan Umum   :   Mananti Sitompul
Menteri Perburuhan dan Sosial   :   Sutan M. Rasjid
Menteri Dalam Negeri   :   Pandji Suroso


9.             Kabinet Hatta II
Masa Pemerintahan   Presiden Soekarno
Tahun Dibentuk  1949
Tahun Demisioner 1949
Jumlah Pejabat   18



Susunan Kabinet Hatta II
Perdana Menteri   :   Mohammad Hatta
Menteri Luar Negeri   :   Agus Salim
Menteri Dalam Negeri   :   Wongsonegoro
Menteri Pertahanan   :   Hamengku Buwono IX
Menteri Kehakiman   :   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Penerangan   :   Samsuddin
Menteri Keuangan   :   Lukman Hakim
Menteri Pengadaan Makanan Rakyat   :   I.J. Kasimo
Menteri Kemakmuran   :   I.J. Kasimo
Menteri Perhubungan   :   H. Laoh
Menteri Pekerjaan Umum   :   H. Laoh
Menteri Perburuhan/Sosial   :   Kusnan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan:S. Mangunsarkoro
Menteri Agama   :   Masjkur
Menteri Negara   :   Sukiman Wirjosandjojo
Menteri Negara   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Negara   :   J. Leimena
    
10.         Kabinet R I S
Kabinet Indonesia Serikat atau Kabinet RIS bertugas pada 20 Desember 1949 – 6 September 1950 di Jakarta. Kabinet ini memerintah pada waktu kurang lebih bersamaan dengan Kabinet Halim di Yogyakarta

Susunan Kabinet R I S
Perdana Menteri   :Mohammad Hatta
Menteri Luar Negeri   :   Mohammad Hatta
Menteri Dalam Negeri   Anak Agung Gde Agung
Menteri Pertahanan:   Hamengku Buwono IX
Mentari Kehakiman   :   Supomo
Menteri Penerangan   :   Arnold Mononutu
Menteri Kemakmuran   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Perhubungan, Tenaga dan Pekerjaan Umum   :   H. Laoh
Menteri Perburuhan   :   Wilopo
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   :   Abu Hanifah
Menteri Sosia   :   Mohammad Kosasih Purwanegara
Menteri Kesehatan   :   J. Leimena
Menteri Agama   :   Wahid Hasjim
Menteri Negara   :   Hamid II
Menteri Negara   :   Mohammad Roem
Menteri Negara   :   Suparno




   
11.         Kabinet Susanto
Kabinet Susanto merupakan kabinet peralihan sewaktu pembentukan Republik Indonesia Serikat. Bertugas kurang lebih selama satu bulan pada periode 20 Desember 1949 – 21 Januari 1950     


Susunan Kabinet Susanto
Wakil Perdana Menteri   :   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Dalam Negeri:   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Kehakiman   :   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Penerangan   :   Samsuddin
Menteri Keuangan   :   Lukman Hakim
Menteri Persediaan Makanan Rakyat  :   I.J. Kasimo
Menteri Kemakmuran   :   I.J. Kasimo
Menteri Perburuhan dan Sosial   :   Kusnan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   :   S. Mangunsarkoro
Menteri Agama   :   Masjkur
    
12.         Kabinet Halim
Kabinet Halim bertugas pada periode 21 Januari 1950 - 6 September 1950. Kabinet ini merupakan pemerintah Republik Indonesia (dengan Yogyakarta sebagai ibu kota) yang merupakan bagian dari Republik Indonesia Serikat. Pada saat yang kurang lebih bersamaan, Kabinet Republik Indonesia Serikat memerintah di ibu kota RIS, Jakarta.

Susunan Kabinet Halim
Perdana Menteri   :   Abdul Halim
Wakil Perdana Menteri : Abdul Hakim
Menteri Dalam Negeri   :   Susanto Tirtoprodjo
Menteri Kehakiman   :   A.G. Pringgodigdo
Menteri Penerangan :   Wiwoho Purbohadidjojo
Menteri Keuangan   :   Lukman Hakim
Menteri Perdagangan/Perindustrian   :   Tandiono Manu
Menteri Pekerjaan Umum/Perhubungan   :   Mananti Sitompul
Menteri Perburuhan   :   Ma'as
Menteri Sosial   :   Hamdani
Menteri Pembangunan Masyarakat   :   Sugondo Djojopuspito
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   :   S. Mangunsarkoro
Menteri Kesehatan  :   Sutopo
Menteri Agama  :   Fakih Usman
    






13.         Kabinet Natsir

Susunan Kabinet Natsir
Perdana Menteri   :   Mohammad Natsir
Wakil Perdana Menteri   :   Hamengku Buwono IX
Menteri Dalam Negeri   :   Assaat
Menteri Luar Negeri   :   Mohammad Roem
Menteri Keamanan Rakyat   :   Abdul Halim
Menteri Kehakiman   : Wongsonegoro
Menteri Penerangan   :   M.A. Pellaupessy
Menteri Perdagangan dan Industri   :Sumitro Djojohadikusumo
Menteri Pertanian   :   Tandiono Manu
Menteri Pekerjaan Umum dan Rekontruksi   :   Herman Johannes
Menteri Sosia   :   F.S. Haryadi
Menteri Perhubungan   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Kesehatan   :   J. Leimena
Menteri Agama   :   Wahid Hasjim
Menteri Tenaga Kerja   :   Pandji Suroso
Menteri Negara   :   Harsono Tjokroaminoto
      
14.         Kabinet Sukiman-Suwiryo

Susunan Kabinet Sukiman-Suwiryo  
Menteri Agama   :Wahid Hasjim
Menteri Kesehatan :   J. Leimena
Menteri Urusan Pegawai   :   Pandji Suroso
Menteri Urusan Agraria   :   Gondokusumo
Perdana Menteri   :   Sukiman Wirjosandjojo
Wakil Perdana Menteri   :   Suwirjo
Menteri Pertahanan   :   Sewaka
Menteri Kehakiman   :   Wongsonegoro
Menteri Penerangan   :Arnold Mononutu
Menteri Keuangan   :   Jusuf Wibisono
Menteri Pertanian   :   Suwarto
Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga   :   Ukar Bratakusumah
Menteri Perburuhan   :   Iskandar Tedjasukmana
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   :   Wongsonegoro
     

15.         Kabinet Wilopo

Susunan Kabinet Wilopo
Perdana Menteri   :   Wilopo
Wakil Perdana Menteri   :   Prawoto Mangkusasmito
Menteri Luar Negeri (ad Interim)   :   Wilopo
Menteri Dalam Negeri      Mohammad Roem
Menteri Pertahanan   :   Hamengku Buwono IX
Menteri Kehakiman   :Lukman Wiradinata
Menteri Penerangan   :   Arnold Mononutu
Menteri Keuangan   :   Sumitro Djojohadikusumo
Menteri Pertanian   :   Mohammad Sardjan
Menteri Perekonomian   :   Sumanang
Menteri Perhubungan   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Perburuhan   :   Iskandar Tedjasukmana
Menteri Sosial   :   Anwar Tjokroaminoto
Menteri Agama   :   Fakih Usman
Menteri Kesehatan   :J. Leimena
Menteri Urusan Pegawai   :   Pandji Suroso
    
16.         Kabinet Ali Sastromijojo I
Kabinet Ali Sastroamidjojo I, sering disebut Kabinet Ali-Wongso atau Kabinet Ali-Wongso Arifin, memerintah pada periode 30 Juli 1953 - 12 Agustus 1955.
    
Susunan Kabinet Ali Sastromijojo I
Wakil Perdana Menteri I   :   Wongsonegoro
Wakil Perdana Menteri II   :   Zainul Arifin
Menteri Luar Negeri      R. Sunarjo
Menteri Dalam Negeri   :   Hazairin
Menteri Perekonomian   :   Iskaq Tjokrohadisurjo
Menteri Keuangan   :   Ong Eng Die
Menteri Pertahanan   :   Iwa Koesoemasoemantri
Menteri Kehakiman   :Djody Gondokusumo
Menteri Penerangan   :   F.L. Tobing
Menteri Perhubungan   :   Abikoesno Tjokrosoejoso
Menteri Pekerjaan Umum   :   Rooseno
Menteri Perburuhan   :   S.M. Abidin
Menteri Agama   :   Masjkur
Menteri Kesehatan (ad interim)   :   F.L. Tobing
Menteri Sosial   :Pandji Suroso
Menteri Negara Kesejahteraan Umum   :   Sudibjo
Menteri egara Urusan Agraria   :Mohammad Hanafiah


17.         Kabinet Burhanuddin Harahap
Kabinet Burhanuddin Harahap bertugas pada periode 12 Agustus 1955 - 24 Maret 1956. Kabinet ini demosioner pada 1 Maret 1956 seiringan dengan diumumkannya hasil pemilihan umum pertama Indonesia.

Susunan Kabinet Burhanuddin Harahap
 Perdana Menteri   :   Burhanuddin Harahap
Wakil Perdana Menteri I   :   R. Djanu Ismadi
Wakil Perdana Menteri II   :   Harsono Tjokroaminoto
Menteri Luar Negeri   :   Anak Agung Gde Agung
Menteri Dalam Negeri   :   R. Sunarjo
Menteri Pertahanan   :   Burhanuddin Harahap
Menteri Kehakiman   :   Lukman Wiradinata
Menteri Penerangan     : Sjamsuddin Sutan Makmur
Menteri Keuangan   :   Sumitro Djojohadikusumo
Menteri Perekonomian   :   I.J. Kasimo
Menteri Pertanian   :   Mohammad Sardjan
Menteri Perhubungan   :   F. Laoh
Menteri Muda Perhubungan   :   Asraruddin
Menteri Pekerjaan Umum   :   Pandji Suroso
Menteri Perburuhan   :   Iskandar Tedjasukmana
Menteri Sosial   :   Sudibjo
Menteri Pengajaran, Pendidikan dan Kebudayaan   :   R.M. Suwandi
Menteri Agama   :   Mohammad Iljas
Menteri Kesehatan:   J. Leimena
Menteri Agraria   :   Gunawan
Menteri Negara   :   Abdul Hakim
Menteri Negara   :   Sutomo
Menteri Negara  :  Gumala Adjaib Nur
 
18.         Kabinet Ali Sastromijojo II

Kabinet Ali Sastroamidjojo II dikenal juga dengan Kabinet Ali Roem Idham, bertugas pada periode 24 Maret 1956 - 14 Maret 1957.

Susunan Kabinet Ali Sastromijojo II  
Wakil Perdana Menteri I   :   Mohammad Roem
Wakil Perdana Menteri II   :Idham Chalid
Menteri Luar Negeri   :   Roeslan Abdulgani
Menteri Dalam Negeri   :   Soenarjo
Menteri Pertahana :Muljadi Djojomartono
Menteri Kehakiman:   Mulyatno
Menteri Penerangan   :   Soedibjo
Menteri Perekonomian   :   Barhaduddin
Menteri Muda Perekonomian   :   F.F. Umbas
Menteri Pertanian   :   Eny Karim
Menteri Muda Pertanian   :   Sjech Marhaban
Menteri Perhubungan   :   Suchjar Tedjasukmana
Menteri Muda Perhubungan      A.s. de Rozari
Menteri Agraria   :   A.A. Suhardi
Menteri Tenaga Kerja   :   Sabilal Rasjad
Menteri Kesehatan   :   H. Sinaga
Menteri Negara Urusan Umum   :   Rusli Abdul Wahid
Menteri Negara Urusan Veteran   :   Dahlan Ibrahim

    
19.         Kabinet Djuanda

Susunan Kabinet Djuanda
 Menteri Negara Urusan Kerjasama Sipil Militer   :   Wahid Wahab
Menteri Negara Urusan Transmigrasi   :F.L. Tobing
Menteri Negara   :   A.M. Hanafi
Perdana Menteri   :   Djuanda Kartawidjaja
Wakil Perdana Menteri I   :   Hardi
Wakil Perdana Menteri II   :Idham Chalid
Wakil Perdana Menteri III   :   J. Leimena
Menteri Luar Negeri   :   Soebandrio
Menteri Dalam Negeri   :   Sanusi Hardjadinata
Menteri Pertahanan   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Kehakiman:   G.A. Maengkom
Menteri Penerangan   :   Soedibjo
Menteri Keuangan   :   Sutikno Slamet
Menteri Perdagangan   :   Sunarjo
Menteri Perindustrian   :   F.J. Inkiriwang
Menteri Perhubungan Laut   :   Nazir
Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga   :   Pangeran Mohammad Nur
Menteri Perburuhan   :   Samijono
Menteri Sosial   :   J. Leimena
Menteri Agama   :   Mohammad Iljas
Menteri Kesehatan   :   Azis Saleh
Menteri Agraria   :   R. Sunarjo
Menteri Negara Urusan Pengerahan Tenaga Kerja   :   A.M. Hanafi
Menteri Negara Urusan Veteran   :   Chaerul Saleh
Menteri Negara Hubungan Antar Daerah   :   F.L. Tobing


20.         Kabinet Kerja I

Kabinet Kerja I bertugas pada periode 10 Juli 1959 - 18 Februari 1960         
     
Susunan Kabinet Kerja I  
Perdana Menteri   :   Sukarno
Menteri Pertama      Djuanda Kartawidjaja
Menteri Keamanan dan Pertahanan   :   Abdul Haris Nasution
Menteri Keuangan   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Distribusi   :   J. Leimena
Menteri Pembangunan   :   Chaerul Saleh
Menteri Kesejahteraan Rakyat   :   Muljadi Djojomartono
Menteri Luar Negeri   :   Soebandrio
Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah   :   Ipik Gandamana
Menteri Muda Penerangan   :   Maladi
Menteri Muda Kehakiman   :   Sahardjo
Menteri Muda Kepolisian   :   Said Sukanto Tjokroatmodjo
Menteri Muda Veteran   :   Sambas Atmadinata
Menteri Muda Keuangan   :   Notohamiprodjo
Menteri Muda Pertanian   :Azis Saleh
Menteri Muda Perburuhan   :   Ahem Erningpradja
Menteri Muda Perhubungan Laut   :   Abdulmutalib Danuningrat
Menteri Muda Perhubungan Darat dan Pos, Telegraf dan Telepon   :   Djatikusumo
Menteri Muda Perhubungan Udara   :R. Iskander
Menteri Muda Transmigarasi/Koperasi Pembangunan Masyarakat Desa   :   Achmadi
Menteri Muda Agama   :   Wahid Wahab
Menteri Perindustrian Dasar dan Pertambangan   :   Chaerul Saleh
Menteri Sosial   :   Muljadi Djojomartono
    
21.         Kabinet Kerja II

Susunan Kabinet Kerja II
Perdana Menteri   :   Sukarno
Menteri Pertama   :   Djuanda Kartawidjaja
Wakil Menteri Utama   :   J. Leimena
Menteri Keamanan Nasional   :   Abdul Haris Nasution
Menteri Luar Negeri   :   Soebandrio
Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah:Ipik Gandamana
Menteri Kehakiman   :   Sahardjo
Menteri Keuangan   :   Djuanda Kartawidjaja
Menteri Distribusi   :   J. Leimena
Menteri Pembangunan   :   Chaerul Saleh
Menteri Kesejahteraan Sosial   :   Muljadi Djojomartono
Menteri Agama   :   Wahid Wahab
Menteri/Wakil Ketua Dewan Pertimbungan Agung   :   Roeslan Abdulgani
Menteri Penerangan   :Maladi
Menteri/Kastaf AD   :   Abdul Haris Nasution
Menteri/Kastaf AL   :   R.E. Martadinata
Menteri / Kepolisian Negara   :   Soekarno Djojonegoro
Menteri/Jaksa Agung   :   Gunawan
Menteri/ Urusan Veteran   :   Sambas Atmadinata
Menteri Pertanian   :   Azis Saleh
Menteri Perburuhan   :   Ahem Erningpradja
Menteri Perhubungan Darat, Pos, Telegraf dan Telepon   :   Djatikusumo
Menteri Perhubungan Laut   :   Abdulmutalib Danuningrat
Menteri Perhubungan Udara   :   R. Iskander
Menteri Perindustrian dan Pertambangan   :   Chaerul Saleh
Menteri Transmigrasi, Koperasi, dan Pembangunan Masyarakat Desa   :   Achmadi
Menteri Bidang Keuangan   :   Sumarno     




22.         Kabinet Kerja III

Susunan Kabinet Kerja III
Menteri Perburuhan   :   Ahem Erningpradja
Menteri Perindustrian Dasar dan Pertambangan   :   Chaerul Saleh
Menteri Perindustrian Rakyat   :   Azis Saleh
Wakil Menteri Pertama/Koordinator Distribusi   :   J. Leimena
Menteri Perhubungan darat, Pos, Telekomunikasi dan Pariwisata   :   Djatikusumo
Menteri Perhubungan Laut   :   Abdulmutalib Danuningrat
Menteri Perhubungan Udara   : R. Iskander
Menteri Koperasi   :   Achmadi
Wakil Menteri Pertama/Koordinator Keuangan   :   Notohamiprodjo
Menteri Urusan Pendapatan, Pembiayaan, dan Pengawasan   :   Notohamiprodjo
Menteri Urusan Bank Sentral   :   Sumarno
Wakil Menteri Pertama/Koordinator Kesejahteraan Rakyat   :   Muljadi Djojomartono
Menteri Agama   :   Sjaifuddin Zuchri
Menteri Sosial   :   Rusiah Sardjono
Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan   :   Toyib Hadiwidjaja
Menteri/Sekjen Front Nasional   :   Sudibjo
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat   :   Chaerul Saleh
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR GR)   :   Zainul Arifin
Wakil Ketua MPRS   :   Chaerul Saleh
Wakil Ketua MPRS   :   D.N. Aidit
Wakil Ketua DPR GR   :   Abdurrahman Wahid
Wakil Ketua DPR GR   :   IGG Subamia
Wakil Ketua DPR GR:M.H. Lukman
Wakil Ketua DPR GR   :   Mursalin Daeng Mamangung
Perdana Menteri   :   Soekarno
Menteri Pertama   :   Djuanda Kartawidjaja
Wakil Menteri Pertama I   :J. Leimena
Wakil Menteri Pertama II   :   Soebandrio
Wakil Menteri Pertama/Menteri Luar Negeri   :   Soebandrio
Wakil Menteri Pertama/Koordinator Dalam Negeri   :   Sahardjo
Menteri Pemerintahan Umum dan Otonomi   :   Ipik Gandamana
Menteri Kehakiman  :   Sahardjo
Menteri/ Kepala Staf Angkatan Laut   :   R.E. Martadinata
Menteri /Kepala Staf Angkatan Udara   :   Omar Dhani
Menteri/Kepala Kepolisian Negara   :   Soekarno Djojonegoro
Menteri/Jaksa Agung   :   Kadarusman
Menteri Urusan Veteran   :   Sambas Atmadinata    

23.         Kabinet Kerja IV

Susunan Pejabat Kabinet Kerja IV
Menteri/Kastaf AL   :   R.E. Martadinata
Perdana Menteri   :   Sukarno
Menteri/Jaksa Agung   :   Kadarusman
Menteri/Kastaf AD   :   Achmad Yani
Menteri Koordinator Pertahanan dan Keamanan   :   Abdul Haris Nasution
Wakil Perdana Menteri   :   Soebandrio
Wakil Perdana Menteri II   :   J. Leimena
wakil Perdana Menteri III   :   Chaerul Saleh
Menteri oordinator Hukum dan Dalam Negeri   :   Soebandrio
Menteri Dalam Negeri   :   Ipik Gandamana
Menteri/Kastaf AU   :   Omar Dhani
Menteri/Kepala Kepolisian   :   Soetjipto Dankusumo
Menteri Koordinator Keuangan   :   Soemarno
Menteri Urusan Pendapatan Pembiayaan, dan Pengawasan   :   Mohammad Hasan
Menteri Urusan Bank Sentral   :   Jusuf Muda Dalam
Menteri Koordinator Pembangunan   :   Chaerul Saleh
Menteri Perindustrian dasar dan Pertambanga:   Chaerul Saleh
Menteri Perindustrian Rakyat   :   Azis Saleh
Menteri Tenaga Kerja   :   Ahem Erningpradja
Menteri Urusan Veteran dan Demobilisasi   :   Sambas Atmadinata
Menteri Perkebunan   :   Frans Seda
Menteri Agraria   :   Rudolf Hermanses
Menteri Koordinator Distribusi   :   J.Leimena
Menteri Perdagangan   :   Adam Malik
Menteri Transmigrasi, Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa   :   Achmadi
Menteri Perhubungan Laut   :   Ali Sadikin
Menteri Perhubungan Udara   : R. Iskander
Menteri Koordinator Kesejahteraan   :   Muljadi Djojomartono
Menteri Agama   :   Sjaifuddin Zuchri
Menteri Sosial   :   Rusiah Sardjono
Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan   :   Toyib Hadiwidjaja
Menteri Olah Raga   :   Maladi
Menteri koordinator Perhubungan dengan Rakyat   :   Roeslan Abdulgani
Menteri Penerangan   :   Roeslan Abdulgani
Menteri/Sekjen Front Nasional   :   Sudibjo
Menteri/Penasehat Presiden /Perdana Menteri untuk Pengerahan Dana dan Kekuatan   :   Notohamiprodjo
Menteri Negara Pembantu Presiden   :  Iwa Koesoemasoemantri
Menteri Negara Pembantu Presiden   :   Oei Tjoe Tat
Sekretaris Negara pada Presidium Kabinet Kerja   :   A.W. Surjadiningrat
Menteri/ Penasehat Keamanan Dalam Negeri   :   Soekarno Djojonegoro
Menteri/Ketua Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan   :   Hamengku Buwono IX
Ketua Ketua MPR   :   Chaerul Saleh
Ketua DPRGR   :   Abdurrahman Wahid
Wakil Ketua MPRS   :   Idham Chalid
Wakil Ketua MPRS   :   D.N. Aidit
Wakil Ketua DPRGR   :   I.G.G.Subamia
Wakil Ketua DPRGR   :   M.H. Lukman
Wakil Ketua DPRGR   :   Mursalin Daeng Mamangung
Wakil Ketua DPRGR   :   Achmad Sjaichu

24.         Kabinet Dwikora

Susunan Kabinet Dwikora
Kabinet Dwikora I adalah nama kabinet pemerintahan di Indonesia dengan masa kerja dari 27 Agustus 1964-22 Februari 1966[1]. Presiden pada kabinet ini adalah Soekarno.

Presiden/ Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata / Mandataris MPRS / Pemimpin Besar
Revolusi:   Soekarno
Wakil Perdana Menteri I :   Subandrio
Wakil Perdana Menteri II   :   Johannes Leimena
Wakil Perdana Menteri III   :   Chaerul Saleh
Menteri Koordinator Pelaksanaan Ekonomi Terpimpin   :   Adam Malik
Menteri / Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta   :   Sumarno Sosroatmodjo
Menteri Negara   :   Oei Tjoe Tat
Menteri Negara   :   Nyoto
Menteri Negara   :   Ahmad Sukendro
Menteri Negara   :   Kombes (Pol) Drs. Boegie Soepeno
Menteri Negara   :   H. Aminuddin Aziz
Menteri Urusan Perencanaan Pembangunan Nasional   :   Suharto
Menteri / Ketua Pimpinan BPK   :   Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Menteri Koordinator   :   Subandrio
Menteri Luar Negeri & Hubungan Ekonomi Luar Negeri   :   Subandrio
Menteri Koordinator   :   Wirjono Prodjodikoro
Menteri Dalam Negeri   : Sumarno Sosroatmodjo
Menteri/Ketua Mahkamah Agung   :   Wirjono Prodjodikoro
Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian  :   Sutjipto Judodihardjo
Menteri Koordinator   :   Sumarno
Menteri Urusan Bank Sentral   :   Jusuf Muda Dalam
Menteri Urusan Anggaran Negara   :  Surjadi
Menteri Urusan Perasuransian   :  Sutjipto S. Amidharmo
Menteri Koordinator   :   Chaerul Saleh
Menteri rusan Penertiban Bank & Modal Swasta   :   J.D. Massie
Menteri Perburuhan   :   Sutomo
Menteri Urusan Research Nasional   :  Sudjono Djuned Pusponegoro
Menteri Urusan Minyak & Gas Bumi   :   Chaerul Saleh
Menteri Pertambangan   :   Armunanto
Menteri Perindustrian Dasar   :   Hadi Thayeb
Menteri Koordinator   :   Sadjarwo
Menteri Pertanian   :   Sadjarwo
Menteri Kehutanan   :   Sudjarwo
Menteri Agraria   :   R. Hermanses
Menteri Pembangunan Masyarakat Desa   :   Ipik Gandamana
Menteri Pengairan Rakyat   :   Surachman
Menteri Koordinator   :   Suprajogi
Menteri Listrik & Ketenagaan   :   Setiadi Reksoprodjo
Menteri Pengairan Dasar   :   P.C. Harjasudirdja
Menteri Ciptakarya & Konstruksi   :   David Gee Cheng
Menteri Jalan Raya Sumatera   :   Bratanata
Menteri diperbantukan pada Menteri Koordinator Kompartemen Perindustrian akyat untuk "Berdikari"   :   T.D. Pardede
Menteri Koordinator   :   Johannes Leimena
Menteri Perhubungan Darat, Pos, Telekomunikasi & Pariwisata   :   Hidayat
Menteri Perhubungan Udara   :   Partono
Menteri Transmigrasi & Koperasi   :   Achadi
Menteri Perikanan & Pengolahan Laut  :   Hamzah Atmohandojo
Menteri Perindustrian Maritim   :  Mardanus
Menteri Koordinator   :   Muljadi Djojomartono
Menteri Sosial   :   Rusiah Sardjono
Menteri Kesehatan   :   Satrio
Menteri Urusan Haji   :   Farid Ma`ruf
Menteri Urusan Hubungan Pemerintah dengan Alim Ulama   :   Moh. Iljas
Menteri Negara diperbantukan pada Menteri Koordinator Kompartemen Agama :  Fattah Jasin
Menteri Pendidikan dasar & Kebudayaan :  Artati Marzuki Sudirdjo
Menteri Perguruan Tinggi & Ilmu Pengetahuan   :   Syarif Thayeb
Menteri Olah Raga   :   Maladi
Menteri Koordinator   :   Roeslan Abdulgani
Menteri/Sekjen Front Nasional   :   Sudibjo
Menteri Penghubung MPR/DPR/DPA/Front Nasional   :   Ahmad Dahlan
Menteri Penasehat Presiden Urusan Funds & Forces   :   Notohamiprodjo
Menteri Negara diperbantukan pada Presiden   :   Iwa Kusuma Sumantri
Menteri Penasehat Presiden Urusan Keamanan Dalam Negeri   :Sukarno Djojonegoro
Menteri Penasehat Presiden untuk Urusan Kepolisian   :   Sunarto
Menteri/Ketua Lembaga Pertahanan Nasional   :   Wilujo Puspojudo
Ketua MPRS   :   Chaerul Saleh
Ketua DPR Gotong Royong   :   Abdurrahman Wahid
Wakil Ketua MPRS   :   Idham Chalid
Wakil Ketua   :   D.N. Aidit
Wakil Ketua MPRS   :   Wilujo Puspojudo
Sekretaris Negara  :   Moh. Ichsan
Sekretaris Presidium Kabinet   :Abdul Waha surjoadiningrat
wakil Ketua II DPA   :   Sujono Hadinoto
Wakil Ketua DPR-GR   :   I.G.G. Subamia
Wakil Ketua DPR-GR   :   M.H. Lukman
Wakil Ketua DPR-GR:H.A. Syaichu
Pemeriksa Keuangan Agung Muda / Anggota Pimpinan BPK   :   Radius Prawiro
Pemeriksa Keuangan Agung Muda / Anggota Pimpinan BPK   :   Mochtar Usman
Dirjen Badan Tenaga Atom Nasional   :   G.A. Siwabessy    





25.         Kabinet Dwikora II

Kabinet Dwikora II atau Kabinet Dwikora Yang Disempurnakan adalah nama kabinet pemerintahan  di Indonesia dengan masa kerja dari 24 Februari 1966 sampai 28 Maret 1966.  Presiden pada kabinet ini adalah Soekarno.

Susunan Kabinet Dwikora II
Presiden / Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata / mandataris MPRS / Pimpinan Besar
Revolusi  :   Sukarno
Wakil Perdana Menteri I   :   Subandrio
Wakil Perdana Menteri II   :   Johannes Leimena
Wakil Perdana Menteri II   :   Chaerul Saleh
Wakil Perdana Menteri IV   :   Idham Chalid
Menteri Koordinator   :   Soebandrio
Menteri Luar Negeri & Hubungan Perdagangan Luar Negeri   :   Subandrio
Menteri Dalam Negeri   :   Soemarno Sosroatmodjo
Menteri/Jaksa Agung   :   Alwi Abdurrahman Shihab
Menteri Koordinator   :   Sarbini
Wakil Menteri koordinator   :   Mursid
Menteri/Panglima Angkatan Laut   :   Muljadi
Menteri/ Wakil Panglima Angkatan Laut   :   Hartono
Menteri/ Panglima Angkatan Udara   :   Sri Muljono Herlambang
Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian   :   Sutjipto Judodihardjo
Menteri Koordinator   :   Sumarno
Menteri Urusan Bank Sentral   :   Jusuf Muda Dalam
Wakil Menteri Bank Sentral   :   Mohammad Hasan
Menteri Urusan Anggaran Negara   :   Surjadi
Menteri Urusan Perasuransian   :   Sutjipto S. Amidharmo
Menteri/Wakil Gubernur Pertama Bank Negara Indonesia   :   J.D. Massie
Menteri Koordinator   :   Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Menteri Perburuhan   :   Sutomo
Menteri Urusan Research Nasional   :   Suhadi Reksowardojo
Menteri Urusan Minyak & Gas Bumi   :   Ibnu Sutowo
Menteri Pertambangan   :   Armunanto
Menteri Perindustrian Dasar   :   M. Jusuf
Menteri Pariwisata   :   Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Menteri Perindustrian Ringan   :   Udara Sudharnoko Harbani
Menteri diperbantukan pada Menteri Koordinator Kompartemen Perindustrian Rakyat
untuk "Berdikari"   :   T.D. Pardede
Menteri Listrik & Ketenagaan   :   Setiadi Reksoprodjo
Menteri Pengairan Dasar   :   P.C. Harjasudirdja
Menteri Binamarga   :   Hartawan Wirjodiprodjo
Menteri Ciptakarya & Konstruksi   :   David Chen Chung
Menteri Jalan Raya Sumatera   :   Bratanata
Menteri Koordinator   :   Sadjarwo
Menteri Pertanian   :   Sukarno
Menteri Kehutanan   :   Sudjarwo
Menteri Pengairan Rakjat & Pembangunan   :   Surachman
Menteri Koordinator   :   Johannes Leimena
Menteri Perhubungan Darat   :   Hidayat
Menteri Perhubungan Udara   :   Partono
Menteri Transmigrasi & Koperasi   :   Achadi
Menteri Perikanan & Pengolahan Laut   :   Hamzah Atmohandojo
Menteri Perindustrian Maritim   :   Mardanus
Menteri Koordinator   :   H. Muljadi Djojomartono
Menteri Sosial   :   Rusiah Sardjono
Menteri/ Ketua Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas)   :   Wilujo Puspojudo
Wakil Ketua II DPA   :   Sujono Hadinoto
Wakil Ketua DPR   :   Sjarif Thajeb
Wakil Ketua DPR-GR   :   Asmara Hadi
wakil Ketua DPR-GR   :   H.A. Syaichu
Pemeriksa Keuangan Agung Muda   :   Sukardan
Pemeriksa Keuangan Agung Muda   :   Radius Prawiro
Pemeriksa keungan Agung Muda   :   Mochtar Usman
Pemeriksa Keuangan Agung Muda   :   H.A. Pandelaki
Dirjen Tenaga Atom Nasional   :   G.A. Siwabessy
Menteri Penasehat Presiden Untuk Urusan Kepolisian   :   Sunarto
Menteri/Pimpinan Proyek Kopelapip   :   Kurwet Kartaadiredja
Menteri/Kepala daerah Khusus Ibukota Jakarta   :   Soemarno Sosroatmodjo
Menteri Kesehatan   :Satrio
Menteri Urusan Haji   :   Farid Ma`ruf
Menteri Urusan Hubungan Pemerintah dengan Alim Ulama   :   Marzuki Jatim
Menteri Negara diperbantukan pada Menteri Koordinator Kompartemen Agama   : Abdul Fattah Jasin
Menteri Pendidikan Dasar & Kebudayaan   :   Sumardjo
Menteri Perguruan Tinggi & Ilmu Pengetahuan   :   Johannes Leimena
Menteri Olah Raga   :   Maladi
Menteri Koordinator   :   Roeslan Abdulgani
Menteri Penghubung MPR/DPR/DPA/Front Nasional   :   Ahmad Dahlan
Menteri/Sekjen Front Nasional   :   JK Tumakaka
Menteri Penasehat Presiden Urusan Funds & Forces   :Notohamiprodjo
Menteri Penasehat Presiden Urusan Keamanan Dalam Negeri   :   Sukarno Djojonegoro
Menteri Penasehat Presiden Urusan Keamanan Dalam Negeri   :   Munandjat
Menteri Khusus Keamanan   :   Sjafei
Menteri Negara   :   Oei Tjoe Tat
Menteri Negara   :   Ahmad Sukendro
Menteri Negara   :   H. Aminuddin Aziz
Menteri Negara   :   Sudibjo
Menteri Negara   :   Mudjoko
wakil Perdana Menteri/Ketua MPRS   :   Chaerul Saleh
Wakil Ketua MPRS   :   Idham Chalid
Wakil Ketua MPRS   :   Wilujo Puspojudo
Sekretaris Negara   :   M. Ichsan
    
26.         Kabinet Ampera I
Kabinet Ampera I memerintah dari 25 Juli 1966 sampai 17 Oktober 1967.

Susunan Kabinet Ampera I
Menteri Urusan Politik   :   Adam Malik
Menteri Kesejahteraan Rakyat:   Idham Chalid
Menteri Ekonomi dan Keuangan   :   Hamengku Buwono IX
Menteri Industri dan Pembangunan   :   Sanusi Hardjadinata
Menteri/Kepala Staf Angkatan Laut   :   Muljadi
Menteri/Kepala Staf Angkatan Udara   :   Rusmin Nuryadin
Menteri Veteran dan Demobilisasi   :   Sarbini
Menteri Luar Negeri   :   Adam Malik
Menteri Kesehatan   :   G.A. Siwabessy
Menteri Tenaga Kerja   :   Komisaris Polisi Awaluddin
Menteri Keuangan   :   Frans Seda

27.         Kabinet Ampera II

Susunan Kabinet Ampera II
Menteri Urusan Luar Negeri    :   Adam Malik
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  :  Sanusi Hardjadinata
Menteri Ekonomi, Keuangan, dan Industri    : Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Menteri Urusan Agama : Muhammad Dahlan
Menteri Kesehatan   :   G.A. Siwabessy
Menteri Keuangan   :   Frans Seda
Menteri Transmigrasi, Veteran, dan Demobilisasi : H. Sarbini  


B.            Susunan Kabinet Masa Pemerintahan Soeharto 

Description: Hasil gambar untuk Kabinet Pembangunan VI
Susunan Kabinet Masa Pemerintahan Soeharto
1.             Kabinet Pembangunan I
Kabinet Pembangunan I adalah nama kabinet pemerintahan di Indonesia pada tahun 1968-1973. Presiden pada Kabinet ini adalah Soeharto. Kabinet Pembangunan I terbentuk tanggal 6 Juni 1968 dan dilantik pada tanggal 10 Juni 1968. Komposisi kabinet ini tidak jauh berbeda dengan komposisi menteri dalam Kabinet Ampera yang disempurnakan.

Susunan Kabinet Pembangunan I
Menteri Luar Negeri    :    Adam Malik
Menko Ekuin:    Hamengku Buwono IX
Menteri Perdagangan    :    Sumitro Djojohadikusumo
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat    :    Idham Chalid
Menteri Dalam Negeri    :    Basuki Rahmat
Menteri Pertahanan Keamanan    :    Soeharto
Menteri Kehakiman    :    Oemar Senoadji
Menteri Penerangan    :    Budiardjo
Menteri Keuangan    :    Ali Wardhana
Menteri Pertanian    :Toyib Hadiwidjaja
Menteri Perindustrian    :    M. Jusuf
Menteri Pertambangan    :    Sumantri Brodjonegoro
Menteri Perhubungan : Frans Seda
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan :    Mashuri Saleh
Menteri Sosial RI  :  A.M. Tambunan
Menteri Kesehatan :  G.A. Siwabessy
Menteri Agama :  Muhammad Dahlan
Menteri Tenaga Kerja    :Mursalin Daeng Mamangung
Menteri Transmigrasi dan Koperasi    :    H. Sarbini
Menteri Negara Bidang Pengawasan Proyek-Proyek Pemerintah : Sunawar Sukowati
Menteri Negara Bidang Penyelenggaraan Hukum Pemerintah dengan MPR/DPRGR dan DPA :    H. MS. Mintaredja
Menteri Negara Bidang Penyempurnaan dan Pembersihan Aparat Negara: HarsonoTjokroaminoto
Gubernur Bank Sentral  : Radius Prawiro
Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban  :  Maraden Panggabean
Menteri Dalam Negeri  :   Amir Machmud
Menhankam/Pangab  :   Maraden Panggabean
Menteri Agama :  HA Mukti Ali
Menteri Sosial  : H. MS. Mintaredja
Menteri Negara Penyempurnaan Pembersihan Aparatur Negara  :  Sunawar Sukowati
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Mohammad Sadli
    
2.             Kabinet Pembangunan II
Kabinet Pembangunan II memerintah dari 28 Maret 1973 sampai 29 Maret 1978, Presiden pada Kabinet ini adalah Soeharto sedangkan wakil presiden adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Susunan Kabinet Pembangunan II
Menteri Dalam Negeri    :    Amir Machmud
Menteri Luar Negeri    :    Mochtar Kusumaatmadja
Menteri Kehakiman    :    Mochtar Kusumaatmadja
Menteri Perindustrian    :    M. Jusuf
Menteri Agama    :    Abdul Mukti Ali


3.             Kabinet Pembangunan III
Kabinet Pembangunan III (1978-1983) adalah kabinet yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dengan Wakil Presiden H. Adam Malik.

Susunan Kabinet Pembangunan III
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan  :  Maraden Panggabean
Menteri Dalam Negeri    : Amir Machmud
Menteri Luar Negeri    :    Mochtar Kusumaatmadja
Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI    :    M. Jusuf
Menteri Penerangan  : Ali Moertopo
Menteri Keuangan  : Ali Wardhana
Menteri Perdagangan dan Koperasi    :    Radius Prawiro
Menteri Pertanian    :    Soedarsono Hadisapoetro
Menteri Perindustrian  :    Soehoed
Menteri Pertambangan dan Energi    :    Subroto
Menteri Pekerjaan Umum    :    Purnomosidi Hadisaroso
Menteri Perhubungan    :    Rusmin Nuryadin
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan    :    Daoed Joesoef
Menteri Kesehatan    :    Soewardjono Surjaningrat
Menteri Agama    :    Alamsyah Ratuprawiranegara
Menteri Sosial    :    Sapardjo
Menteri Negara/Kepala Bappenas    :    Widjojo Nitisastro
Menteri Negara PAN    :  J.B. Sumarlin
Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup    :    Emil Salim
Menteri Negara Riset dan Teknologi    :    B.J. Habibie
Menteri Sekretaris Negara    :  Sudharmono
Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat    :    Cosmas Batubara
Menteri Muda Urusan Koperasi    :    Bustanil Arifin
Menteri Muda Urusan Peranan Wanita    :    Lasijah Soetanto
Menteri Muda Urusan Pemuda    :    Abdul Gafur
Jaksa Agung    :  Ali Said
Gubernur Bank Sentral    :    Rachmat Saleh
Pangkopkamtib    :    Soedomo
    
4.             Kabinet Pembangunan IV
Kabinet Pembangunan IV (19 Maret 1983-22 Maret 1988) adalah kabinet yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dengan Wakil Presiden Umar  Wirahadikusumah.

Susunan Kabinet Pembangunan IV
 Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri dan Pengawasan Pembangunan :  Ali Wardhana
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat    :    Alamsyah Ratuprawiranegara
Menteri Dalam Negeri    :    Soepardjo Roestam
Menteri Luar Negeri    :    Mochtar Kusumaatmadja
Menteri Pertahanan/Keamanan    :    S. Poniman
Menteri Kehakiman    :    Ali Said
Menteri Penerangan    :    Harmoko
Menteri Keuangan    :    Radius Prawiro
Menteri Perdagangan    :    Rachmat Saleh
Menteri Koperasi    :    Bustanil Arifin
Menteri Pertanian    :    Achmad Affandi
Menteri Kehutanan    :    Soedjarwo
Menteri Pertambangan dan Energi    :    Subroto
Menteri Pekerjaan Umum    :    Suyono Sosrodarsono
Menteri Perhubungan    :    Rusmin Nuryadin
Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi    :    Achmad Tahir
Menteri Tenaga Kerja    :    Soedomo
Menteri Transmigrasi    :    Martono
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan    :    Nugroho Notosusanto
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan    :    Fuad Hassan
Menteri Kesehatan    :    Suwardjono Surjaningrat
Menteri Agama    :    H. Munawir Sjadzali
Menteri Sosial    :    Nani Sudarsono
Menteri/Sekretaris Negara    :    Sudharmono
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional merangkap Ketua Bappenas : J.B. Sumarlin
Menteri Negara Riset dan Teknologi, merangkap Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan  Teknologi    :    B.J. Habibie
Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup    :    Emil Salim
Menteri Negara Perumahan Rakyat  : Cosmas Batubara
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga    :    Abdul Gafur
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara merangkap Wakil Ketua Bappenas : Saleh Afiff
Menteri Negara Peranan Wanita    :    Lasijah Soetanto
Menteri Negara Peranan Wanita    :    A. Sulasikin Murpratomo
Menteri Muda/Sekretaris Kabinet:    Moerdiono
Menteri Muda Urusan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri : Ginandjar Kartasasmita
Menteri Muda Urusan Peningkatan Produksi Tanaman Keras    :  Hasjrul Harahap
Menteri Muda Urusan Peningkatan Produksi Peternakan dan Perikanan  :  J.H. Hutasoit
Jaksa Agung    :    Ismail Saleh
Gubernur Bank Indonesia    :    Arifin M. Siregar
Panglima ABRI    :    L.B. Moerdani


5.             Kabinet Pembangunan V
Masa Bakti Kabinet Pembangunan V  23 Maret 1988 sampai dengan 17 Maret 1993

Susunan Kabinet Pembangunan V
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri    :    Radius Prawiro
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat    :    Soepardjo Roestam
Menteri Dalam Negeri    :    Rudini
Menteri Luar Negeri    :    Ali Alatas
Menteri Pertahanan Keamanan    :    L.B. Moerdani
Menteri Kehakiman:    Ismail Saleh
Menteri Penerangan    :    Harmoko
Menteri Keuangan:    J.B. Sumarlin
Menteri Perdagangan    :    Arifin M. Siregar
Menteri Pertanian    :    Wardojo
Menteri Kehutanan    :    Hasjrul Harahap
Menteri Pertambangan dan Energi    :  Ginandjar Kartasasmita
Menteri Pekerjaan Umum    :    Radinal Mochtar
Menteri Perhubungan    :    Azwar Anas
Menteri Koperasi    :    Bustanil Arifin
Menteri Tenaga Kerja    :    Cosmas Batubara
Menteri Transmigrasi    :    Soegiarto
Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi    :    Soesilo Soedarman
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan    :    Fuad Hassan
Menteri Kesehatan    :    Adhyatma
Menteri Agama  :    H. Munawir Sjadzali
Menteri Sosial :    Haryati Soebadio
Menteri Negara/Sekretaris Negara    :    Moerdiono
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional  :   Saleh Afiff
Menteri Negara Riset dan Teknologi/Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi   :    B.J. Habibie
Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup    :    Emil Salim
Menteri Negara Perumahan Rakyat    :    Siswono Yudohusodo
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga    :    Akbar Tanjung
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara    :    Sarwono Kusumaatmadja
Menteri Muda/Sekretaris Kabinet    :    Saadilah Mursjid
Menteri Muda Keuangan    :    Nasrudin Sumintapura
Menteri Muda Perdagangan    :    J. Soedradjad Djiwandono
Menteri Muda Perindustrian    :    T. Ariwibowo
Menteri Muda Pertanian    :    Sjarifuddin Baharsjah
Menteri Muda Perencanaan Pembangunan/Wakil Ketua BPPN    :    B.S. Muljana
Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia    :    Try Soetrisno
Jaksa Agung    :    Sukarton Marmosudjono
Gubernur Bank Indonesia    :    Adrianus Mooy
Jaksa Agung    :    Singgih
     
6.             Kabinet Pembangunan VI
Masa bakti Kabinet Pembangunan VI dari 17 Maret 1993 sampai dengan 14 Maret 1998

Susunan Kabinet Pembangunan VI
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Keuangan dan Industri (EKUIN)  :  Saleh Afiff
Menteri Koordinator Bidang Industri dan Perdagangan  :  Hartarto Sastrosoenarto
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan    :    Soesilo Soedarman
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat    :    Azwar Anas
Menteri Dalam Negeri    :    Yogie S. Memet
Menteri Luar Negeri    :    Ali Alatas
Menteri Pertahanan/Panglima ABRI    :    Edi Sudradjat
Menteri Kehakiman    :    Oetoyo Usman
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan    :    Wardiman Djojonegoro
Menteri Tenaga Kerja    :    Abdul Latief
Menteri Penerangan    :    Harmoko
Menteri Transmigrasi    :    Siswono Yudohusodo
Menteri Koperasi    :    Subijakto Tjokrowardoyo
Menteri Agama    :    Tarmizi Taher
Menteri Kehutanan    :  Jamaluddin Soeryohadikusumo
Menteri Keuangan    :    Marie Muhammad
Menteri Perhubungan, Pos dan Telekomunikasi    :    Haryanto Dhanutirto
Menteri Perindustrian    :    T. Ariwibowo
Menteri Pertambangan dan Energi    :    Ida Bagus Soedjana
Menteri Pertanian    :    Sjarifuddin Baharsjah
Menteri Pangan dan Bulog    :    Ibrahim Hasan
Menteri Perdagangan    :    Satrio Budihardjo Joedono
Menteri Pariwisata    :    Joop Ave
Menteri Sosial    :    Intan Soeweno
Menteri Pekerjaan Umum    :    Radinal Mochtar
Menteri Sekretaris Negara:Moerdiono
Menteri Sekretaris Kabinet    :    Saadilah Mursji
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara    :    T.B. Silalahi
Menteri Negara Urusan Lingkungan Hidup (KLH)    :    Sarwono Kusumaatmadja
Menteri Negara Kependudukan/Ketua BKKBN    :    Haryono Suyono
Menteri Negara Perumahan Rakyat    :    Akbar Tanjung
Menteri Negara Bidang Riset dan Teknologi/Ketua BPPT    :    B.J. Habibie
Menteri Negara Urusan Peranan Wanita    :    Mien Sugandhi
Menteri/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) :  Sanyoto Sastrowardoyo
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/Ketua BAPPENAS :   Ginandjar Kartasasmita
Menteri Negara Pertanahan dan Agraria  :  Sony Harsono
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga    :    Hayono Isman
Gubernur Bank Sentral    :    J. Soedradjad Djiwandono
Jaksa Agung    :    Singgih
Gubernur Bank Sentral    :    Sjahril Sabirin
Menteri Urusan Pangan dan Kepala Badan Usaha Logistik (Bulog)    :    Beddu Amang
     
7.             Kabinet Pembangunan VII
Kabinet Pembangunan VII adalah Kabinet yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dan Wakil Presiden Baharrudin Jusuf Habibie yang masa jabatannya paling singkat (Januari 1998-21 Mei 1998). Masa bakti kabinet ini seharusnya berakhir pada tahun 2003. Namun karena terjadi demonstrasi mahasiswa dan kerusuhan Massal 1998 akibat krisis ekonomi yang melanda Indonesia yang berujung pada pengunduran diri Soeharto dari jabatannya pada tanggal 21 Mei1998 dan diangkatnya B.J. Habibie sebagai pejabat presiden dalam situasi darurat, mengakibatkan kabinet ini menjadi demisioner. Sebagai penggantinya, dilanjutkan oleh Kabinet Reformasi PembangunanProf.Bj.Habibie (1998-1999). Menterinya sama dengan kabinet pembangunan VII Habibie hanya melanjutkan pemerintahan saja setelah Seoharto memutuskan mundur.
   
Susunan Kabinet Pembangunan VII
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri merangkap Kepala Bappenas : Ginandjar Kartasasmita
Menteri Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur
Negara :  Hartarto Sastrosoenarto
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan    :    Feisal Tanjung
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan merangkap Kepala BKKBN   :  Haryono Suyono
Menteri Luar Negeri    :    Ali Alatas
Menteri Pertahanan Keamanan    :    Wiranto
Menteri Kehakiman    :    Muladi
Menteri Penerangan    :    Alwi Dahlan
Menteri Keuangan:    Fuad Bawazier
Menteri Industri dan Perdagangan    :    Muhammad "Bob" Hasan
Menteri Pertambangan dan Energi    :    Kuntoro Mangkusubroto
Menteri Kehutanan dan Perkebunan    :    Sumohadi
Menteri Pertanian    :    Yustika Sjarifuddin Baharsjah
Menteri Perhubungan    :Giri Suseno Hadi Hardjono
Menteri Tenaga Kerja    :    Theo L. Sambuaga
Menteri Pekerjaan Umum    :    Rachmadi Bambang Sumadio
Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan    :    A.M. Hendropriyono
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan    :    Wiranto Arismunandar
Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya    :    Abdul Latief
Menteri Kesehatan    :    Farid Anafasa Moeloek
Menteri Agama    :    H. Quraisy Shihab
Menteri Sosial    :    Siti Hardiyanti Rukmana
Menteri Sekretaris Negara    :    Saadilah Mursjid
Menteri Negara Riset dan Teknologi merangkap Kepala BPPT    :    Rahardi Ramelan
Menteri Negara Investasi dan Kepala BKPM    :    Sanyoto Sastrowardoyo
Menteri Negara Pendayagunaan BUMN    :    Tanri Abeng
Menteri Negara Agraria/Kepala BPN    :    Ary Mardjono
Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Pemukiman    :    Akbar Tanjung
Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bappedal    :    Juwono Sudarsono
Menteri Negara Pangan Hortikultura dan Obat-obatan    :    Haryanto Dhanutirto
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga    :    Agung Laksono
Menteri Negara Peranan Wanita    :    Tuty Alawiyah
Gubernur Bank Indonesia    :    Sjahril Sabirin
Pangab    :    Wiranto
Jaksa Agung :    Soedjono Chanafiyah Atmonegoro




C.           Susunan Kabinet Masa Pemerintahan BJ. Habibie
                                              Description: Hasil gambar untuk kabinet bj habibie
Susunan Kabinet Pemerintahan BJ. Habibie

Presiden : Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie (1998-1999)
Wakil Presiden : -

1.             Kabinet Reformasi Pembangunan.
Masa Kerja : 21 Mei 1998 - 26 Oktober 1999
Jumlah Personil : 37 orang

Susunan Kabinet Reformasi Pembangunan.
Menteri Dalam Negeri: Letjen. TNI Syarwan Hamid
Menteri Luar Negeri: Ali Alatas, SH
Menhankam. Pangab: Jend. Wiranto
Menteri Kehakiman: Prof. Dr. H. Muladi
Menteri Penerangan: Letjen. TNI. Yunus Yosfiah
Menteri Keuangan: Dr. Bambang Subianto
Memperindag: Prof. Dr. Ir. Rahadi Ramelan MSc.
Menteri Pertanian: Prof. Dr. Ir. H. Soleh Solahuddin
Menteri Pertambangan & Energi: Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto.
Menteri Kehutanan & Perkebunan: Dr. Ir. Muslimin Nasution
Menteri Pekerjaan Umum: Ir. Rachmadi Bambang Sumadhijo
Menteri Perhubungan: Ir. Giri Suseno
Menteri Pariwisata, Seni & Budaya: Drs. Marzuki Usman, MA.
Menteri Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah: Adi Sasono
Menteri Tenaga Kerja: Drs. Fahmi Idris
Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan: Drs. H A M Hendropriyono SH,SE,MBA
Menteri Kesehatan: Prof. Dr. dr. H Farid A Moeloek
Menteri Pendidikan & Kebudayaan: Prof. Dr. Juwono Sudarsono MA
Menteri Agama: Prof. Drs. Malik Fajar MSc
Menteri Sosial: Prof. Dr. Ir. Yustika S Baharsyah
Menteri Sekretaris Negara: Ir Akbar Tanjung
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Dr. Boediono
Menristek/Kepala BPPT: Prof. Dr. Ir. Zuhal, MSc.
Menteri Negara Pendayagunaan BUMN/Kepala Badan Pengelola BUMN: Tanri Abeng, MBA.
Menteri Negara Pangan dan Hortikultura: Dr Ir AM Saefuddin
Menteri Negara Kependudukan/Kepala BKKBN: Prof dr Ida Bagus Oka
Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM: Hamzah Haz, B.Sc
Menteri Negara Agraria/Kepala BPN: Drs. Hasan Basri Durin
Menteri Negara Perumahan dan Pemukiman: Drs. Theo L. Sambuaga
Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal : dr. Panangian Siregar
Menteri Negara Peranan Wanita: Dra. Hj. Tutty Alawiyah, AS
Menpora: Drs. H. R. Agung Laksono
Menkopolkam : Jend. TNI Feisal Tanjung
Menteri Negara Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri: Prof. Dr. Ir. Ginanjar Kartasasmita
Menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara: Dr. Ir. Hartarto Sastrosoenarto
Menteri Negara Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan : Prof. Dr. H. Haryono Suyono


D.           Susunan Kabinet Masa Pemerintahan KH. Abdurrahman Wahid
                                                          Description: Hasil gambar untuk kabinet kh abdurrahman wahid

Presiden : KH. Abdurrahman Wahid (1999-2001)
Wakil Presiden : Megawati Soekarnoputri

Kabinet Persatuan Nasional
Masa Kerja : 6 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001
Jumlah Personil : 36 orang
Jaksa Agung (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Marzuki Darusman
Menteri Agama (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Tolchah Hassan
Menteri Dalam Negeri (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Surjadi Soedirdja
Menteri Ekspolasi Laut (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Sarwono Kusumaatmadja
Menteri Hukum dan Perundang-undangan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Yusril Ihza Mahendra
Menteri Kehutanan dan Perkebunan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Nur Mahmudi Ismail
Menteri Kesehatan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Achmad Sujudi
Menteri Keuangan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Bambang Sudibyo
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Kwik Kian Gie
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Hamzah Haz
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Wiranto
Menteri Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Zakarsih Nur
Menteri Luar Negeri (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Alwi Abdurrahman Shihab
Menteri Muda Urusan Percepatan Kawasan Timur Indonesia (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Manuel Kaisiepo
Menteri Muda Urusan Restrukturisasi Ekonomi Nasional (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Cacuk Sudarijanto
Menteri Negara Lingkungan Hidup (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Alexander Sonny Keraf
Menteri Negara Masalah-masalah Kemasyarakatan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Anak Agung Gde Agung
Menteri Negara Otonomi Daerah (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Ryaas Rasyid
Menteri Negara Pariwisata dan Kesenian (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Djaelani Hidayat
Menteri Negara Pekerjaan Umum (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Rozak Boediro Soetjipto
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Khofifah Indar Parawansa
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Mahadi Sinambella
Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan Badan Usaha Milik Negara (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Laksamana Sukardi
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Freddy Numberi
Menteri Negara Riset dan Teknologi (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : A.S. Hikam
Menteri Negara Transmigrasi dan Kependudukan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Al Hilal Hamdi
Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Hasballah M. Saad
Menteri Pendidikan Nasional (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : A. Yahya Muhaimin
Menteri Perhubungan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Agum Gumelar
Menteri Perindustrian dan Perdagangan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Jusuf kalla
Menteri Permukiman dan Pengembangan Wilayah (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Erna Witoelar
Menteri Pertahanan (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Juwono Sudarsono
Menteri Pertambangan dan Energi (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Susilo Bambang Yudhoyono
Menteri Pertanian (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Mohamad Prakosa
Menteri Tenaga Kerja (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Bomer Pasaribu
Panglima Tentara Nasional Indonesia (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Widodo Adi Sucipto
Sekretaris Negara (26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001) : Alirahman





E.            Susunan Kabinet Masa Pemerintahan Megawati Soekarno Putri
Description: Hasil gambar untuk kabinet megawati
Kabinet Masa Presiden Megawati Soekarnoputri (2000-2004)
Wakil Presiden : Dr. Hamzah Haz

1.             Kabinet Gotong Royong
Masa Kerja : 9 Agustus 2001 - 21 Oktober 2004

Susunan Kabinet Gotong Royong
Menteri Agama (22 Oktober 2009–21 Oktober 2004) : Said Agil Al Munawwar
Menteri Dalam Negeri (09-08-2001 - 20-10-2004) : Hari Sabarno
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (9 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Purnomo Yusgiantoro
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (9 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : I Gede Ardika
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (Agustus 2001-2004) : Yusril Ihza Mahendra
Menteri Kehutanan (10 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Mohamad Prakosa
Menteri Kelautan dan Perikanan (9 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Rokhmin Dahuri
Menteri Kesehatan (9 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Achmad Sujudi
Menteri Keuangan (9 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Boediono
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ad interim (12 Maret 2004 - 21 Oktober 2004) : Hari Sabarno
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (9 Agustus 2001 - 12 Maret 2004) : Susilo Bambang Yudhoyono
Menteri Luar Negeri (9 Agustus 2001–22 Oktober 2009) : Hassan Wirajuda
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (9 Agustus 2001–21 Oktober 2004) : Laksamana Sukardi
Menteri Negara Komunikasi dan Informasi (9 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Syamsul Mu`arif
Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (9 Agustus 2001–21 Oktober 2004) : Manuel Kaisiepo
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (2001 - 2004) : Faisal Tamin
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional / Ketua Bapennas (9 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Kwik Kian Gie
Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah (9 Agustus 2001–21 Oktober 2004) : Sunarno
Menteri Pendidikan Nasional (10 Agustus 2001–21 Oktober 2004) : Abdul Malik Fadjar
Menteri Perhubungan (9 Agustus 2001–21 Oktober 2004) : Agum Gumelar
Menteri Perindustrian dan Perdagangan (10 Agustus 2001–22 Oktober 2004) : Rini Mariani Soemarno Soewandi
Menteri Pertahanan (9 Agustus 2001–21 Oktober 2004) : Matori Abdul Djalil
Menteri Pertanian (10 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Bungaran Saragih
Menteri Riset dan Teknologi (2001-2004) : Hatta Rajasa
Menteri Sosial (10 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Bachtiar Chamsyah
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (10 Agustus 2001–20 Oktober 2004) : Jacob Nuwa Wea

F.            Presiden : Jend. (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2014)
Wakil Presiden : 
- M. Yusuf Kalla
- Boediono

Description: Hasil gambar untuk kabinet susilo bambang yudhoyono
Kabinet Masa Pemerintahan SBY
1.             Kabinet Indonesia Bersatu I
Masa Kerja : 21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009

Susunan Kabinet Indonesia Bersatu I
Jaksa Agung (- 22 Oktober 2009) : Hendarman Supandji
Jaksa Agung (21 Oktober 2004 -) : Abdul Rahman Saleh
Meneri Sosial (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Bachtiar Chamsyah
Menko Perekonomian () : Hatta Rajasa
Menteri Agama (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Maftuh Basyuni
Menteri Dalam Negeri (29 Agustus 2007 - 22 Oktober 2009) : Mardiyanto
Menteri Dalam Negeri (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Mohammad Ma`ruf
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Purnomo Yusgiantoro
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Andi Mattalata
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Hamid Awaluddin
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Mohammad Nuh
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Jero Wacik
Menteri Kelautan dan Perikanan (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Freddy Numberi
Menteri Kesehatan (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Siti Fadilah Supari
Menteri Keuangan (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Jusuf Anwar
Menteri Komunikasi dan Informatika (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Mohammad Nuh
Menteri Komunikasi dan Informatika (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Sofyan A. Djalil
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (21 Oktober 2004 - 7 Desember 2005) : Alwi Shihab
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (7 Desember 2005 - 22 Oktober 2009) : Aburizal Bakrie
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Hatta Rajasa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (21 Oktober 2004 - 7 Desember 2005) : Aburizal Bakrie
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (7 Desember 2005 - 22 Oktober 2009) : Boediono
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (21 Oktober 2004 - 2009) : Widodo Adi Sucipto
Menteri Luar Negeri (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Hassan Wirajuda
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Sofyan A. Djalil
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Soegiarto
Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Suryadharma Ali
Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Mari Elka Pangestu
Menteri Negara Lingkungan Hidup (21 Oktober 2004 -22 Oktober 2009) : Rachmat Nadi Witoelar Kartaadipoetra
Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (9 Mei 2007 - 1 Oktober 2009) : Mohammad Lukman Edy
Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Saifullah Yusuf
Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Ad Interim) (1 Oktober 2009 - 22 Oktober 2009) : Djoko Kirmanto
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Meuthia Farida Hatta Swasono
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Adhyaksa Dault
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (21 Oktober 2004 - 1 Oktober 2009) : Taufik Effendy, MBA
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Ad Interim) (1 Oktober 2009 - 22 Oktober 2009) : Widodo Adi Sucipto
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (21 Oktober 2004 - 7 Desember 2005) : Sri Mulyani Indrawati
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (7 Dsember 2005 - 22 Oktober 2009) : Paskah Suzetta
Menteri Negara Perumahan Rakyat (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Muhammad Yusuf Ashari
Menteri Negara Riset dan Teknologi (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Kusmayanto Kadiman
Menteri Pekerjaan Umum (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Djoko Kirmanto
Menteri Pendidikan Nasional (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Bambang Sudibyo
Menteri Perdagangan (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Mari Elka Pangestu
Menteri Perhubungan (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Hatta Rajasa
Menteri Perhubungan (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Jusman Syafii Djamal
Menteri Perindustrian (7 Desember 2005 - 22 Oktober 2009) : Fahmi Idris
Menteri Perindustrian (21 Oktober 2004 - 7 Desember 2005) : Andung A. Nitimihardja
Menteri Pertahanan (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Juwono Sudarsono
Menteri Pertanian (21 Oktober 2004 - 22 Oktober 2009) : Anton Apriantono
Menteri Sekretaris Negara (9 Mei 2007 - 22 Oktober 2009) : Hatta Rajasa
Menteri Sekretaris Negara (21 Oktober 2004 - 9 Mei 2007) : Yusril Ihza Mahendra
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (7 Desember 2005 - 22 Oktober 2009) : Erman Suparno
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (21 Oktober 2004 - 7 Desember 2005) : Fahmi Idris
Panglima TNI (13 Februari 2006 - 28 Desember 2007) : Djoko Suyanto

2.             Kabinet Indonesia Bersatu II
Masa Kerja : 22 Oktober 2009 - 27 Oktober 2014

Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II
Meneri Koordinator Kesejahteraan Rakyat () : Agung Laksono
Menko Politik Hukum dan Keamanan () : Djoko Suyanto
Menteri Agama (22 Oktober 2009 -) : Suryadharma Ali
Menteri BUMN (22 Oktober 2009 -) : Mustafa Abubakar
Menteri Dalam Negeri (22 Oktober 2009 -) : Gamawan Fauzi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (22 Oktober 2009 -) : Darwin Zahedy Saleh
Menteri Hukum dan HAM (22 Oktober 2009 -) : Patrialis Akbar
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (22 Oktober 2009 -) : Jero Wacik
Menteri Kehutanan (22 Oktober 2009 -) : Zulkifli Hasan
Menteri Kelautan dan Perikanan (22 Oktober 2009 -) : Fadel Muhammad
Menteri Kesehatan (22 Oktober 2009 -) : Endang Rahayu Sedyaningsih
Menteri Keuangan (22 Oktober 2009 - 20 Mei 2010) : Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan (21 Mei 2010 - ) : Agus Martowardojo
Menteri Komunikasi dan Informasi (22 Oktober 2009 -) : Tifatul Sembiring
Menteri Koordinator Perekonomian () : Hatta Rajasa
Menteri Koperasi dan UKM (22 Oktober 2009) : Sjarifuddin Hasan
Menteri Lingkungan Hidup (22 Oktober 2009 -) : Gusti Muhammad Hatta
Menteri Luar Negeri (22 Oktober 2009 -) : Marty Natalegawa
Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (22 Oktober 2009) : Helmy Faishal Zaini
Menteri Pekerjaan Umum (22 Oktober 2009 -) : Djoko Kirmanto
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (22 Oktober 2009 -) : Linda Amalia Sari
Menteri Pemuda dan Olahraga (22 Oktober 2009 -) : Andi Mallarangeng
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (22 Oktober 2009 -) : E.E. Mangindaan
Menteri Pendidikan Nasional (22 Oktober 2009 -) : Mohammad Nuh
Menteri Perdagangan (22 Oktober 2009 -) : Mari Elka Pangestu
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (22) : Armida Alisjahbana
Menteri perhubungan (22 Oktober 2009 -) : Freddy Numberi
Menteri Perindustrian (22 Oktober 2009 -) : Mari Elka Pangestu
Menteri Perindustrian (22 Oktober 2009 -) : Mohamad Suleman Hidayat
Menteri Pertahanan (22 Oktober 2009 -) : Purnomo Yusgiantoro
Menteri Pertanian (22 Oktober 2009 -) : Suswono
Menteri Perumahan Rakyat (22 Oktober 2009 -) : Suharso Monoarfa
Menteri Riset dan Teknologi (22 Oktober 2009 -) : Suharna Surapranata
Menteri Sosial (22 Oktober 2009 -) : Salim Segaf Al-Jufri
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (22 Oktober 2009 -) : Muhaimin Iskandar
Sekretaris Negara () : Sudi Silalahi

G.           Kabinet Masa Pemerintahan Joko Widodo

Description: Hasil gambar untuk kabinet jokowi
Kabinet Masa Pemerintahan Jokowi
1.             Kabinet Kerja
Masa Kerja : 27 Oktober 2014



Susunan Kabinet Kerja Presiden Jokowi-Jusuf Kalla:
Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
Bidang Perekonomian
Menteri Koordinator Perekonomian: Sofyan Djalil
Menteri Keuangan: Bambang S Brodjonegoro
Menteri Perindustrian: Saleh Husin
Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
Menteri Tenaga Kerja: Hanif Dakhiri
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
Menteri Badan Usaha Milik Negara: Rini Soemarno
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimulyono
Menteri Agraria, Tata Ruang, dan Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan
Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup: Siti Nurbaya
Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yambise
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Jafar
Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
Menter Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Tedjo Edhi Purdijatno
Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna H Laoly
 Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudyantara
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
Bidang Kemaritiman
Menteri Koordinator Kemaritiman: Indroyono Soesilo
Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
Menteri Pariwisata: Arief Yahya
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM): Sudirman Said


Survey Monkey

Survey Monkey/Monkey Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan umpan balik untuk membantu mengumpulkan informasi & data pelanggan dari surv...