animasi-bergerak-selamat-datang-0276

Kamis, 30 Maret 2017

Cerpen "Malam Pergantian Tahun"



Malam Pergantian Tahun
Karya: Vivin Dwi Herwanti

            Pada akhir bulan Desember lalu aku dan keluarga besarku merayakan pesta tahun baru dipantai, kami berangkat dari rumah sekitar pukul 19.00. satu jam berlalu,  sebelum kami pergi kepantai aku mengajak keluargaku pergi melihat pemandangan di benteng Malbro, sebenarnya aku tidak mau ikut tapi aku dipaksa oleh keluargaku yang dari Linggau karena mereka sekali-sekali pergi jalan-jalan ke keBengkulu. Akhirnya akupun menuruti kemauan mereka,  walaupun hatikusama sekali tidak mau ikut pergi. Kakak sepupuku bertanya kepadaku,
           “dimana tempat yang paling enak dikunjungi?” tanya kakak sepupuku
           “di Pantai panjang aja kak, disana pasti sangat ramai” jawabku
Kamipun pergi kesana dan sesampainya kami di pantai, “ternyata benar kata orang-orang disini memang sangat bagus sekali pemandangannya” ujar kakak sepupuku , mereka semua langsung makan dan minum disana, kami duduk diwarung yang berada ditepi pantai itu. Aku sama sekali tidak mencicipi apa yang mereka makan itu karena hatiku tidak mau jalan-jalan, pikirku lebih baik merayakannya dirumah saja karena aku dan teman-teman kelasku sudah embuat rencana ingin membuat pesta tahun baru dirumahku.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 12.00 aku dan keluargaku langsung bersia-siap untuk mnghidupi kembang api dan petasan yang kami siapkan.
         Kamipun langsung menghidupi kembang api dan petasan itu,,betapa meriahnya malam itu. Banyak sekali pengunjung lainnya yang juga menghidupi kembang api dan petasan, walaupun awalnya aku tidak mau diajak kesana tapi akhirnya akupun juga merasakan bahagia karena telah merayakan tahun baru bersama.
Setelah beberapa lama kami disana kami egera bersiap-siap untuk pulang karena hari sudah sangat larut malam.
Sebelum pulang kerumah aku mengajak keluargaku untuk mampir dulu warung untuk membeli buah-buahan,
           “bu, kita berhenti disini dulu ya soalnya aku mau beli buah-buahan itu” pintaku
           “iyaudah, ibu temani ya” jawab ibuku
           “aku juga mau ikut dong” pinta kakak sepupuku
Kamipun pergi untuk membeli buah-buahan untuk dibawa kerumah masing-masing. Setelah membeli buah0buahan kamipun langsung bergegas untuk pulang kerumah, keluargaku yang dari Linggau malam itu tidur dirumahku karena terlalu jauh mereka kalau mau pulang keLinggau malam itu, dan taku ada apa-apa dijalan. Sesampainya dirumah aku sangat merasa lelah, karena asyik bercerita dengan keluargaku tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 03.00 ibuku langsung menyuruhku tidur karena jam 05.00 besok aku harus bangun untuk shalat subuh. Malam itu aku tidur hanya dua jam.



Download filenya disini "GREENTHREE"

Cerpen "Kisah-Kisah Tidak Pernah Terlupakan"



KISAH-KISAH TIDAK PERNAH TERLUPAKAN
Karya: Marwan Saputra

         Pada saat hari itu,saya dan teman-teman saya pergi kesuatu tempat yang sangat indah, tempat itu dinamai pondok bulat oleh masyarakat setempat. Kami berangkat kesana dengan menggunakan motor kami masing-masing, walaupun terik matahari yang  sangat panas kami tetap bergembira dan melanjutkan perjalanan tersebut. Aku dan teman-temanku yang lainnya baru pertama kali ketempat itu kecuali Be dan Lia mereka sudah pernah datang ketempat itu, mereka juga yang menujukkan jalan pada kami untuk menuju tempat itu.
        Sesampainya disana saya Be,Via,Ndra dan juga Lia sangat merasa senang, kami melihat sangat banyak orang yang berkunjung kesana dari berbagai macam daerah. Aku bertanya kepada ndra,
       “ndra kamu sudah berapa kali datang kesini?”tanyaku
       “baru perdana nih,hehehe”jawabnya s ambil tertawa kecil
Setelah beberapa menit kami duduk untuk melepaskan kelelahan karena perjalanan kami tadi yang cukup jauh, kami langsung saja berfoto-foto dan memilih objek yang bagus sebagai kenangan di tempat ini.
       “alangkah bagusnya pemandangan di tempat ini, baik itu pantai, pemungkiman warga semuanya terlihat darisisni” ucapku
       “iya ya, ini tempat yang sangat indah” salah satu dari temanku menjawab
        Setelah puas berfoto-foto, cuaca nampaknya mulai mendung dan sepertinya akan turun hujan dan akhirnya kami meninggalkan tempat itu. Diperjalanan saya .,dan Be melihat Danau yang sangat indah, sehingga kamipun sangat tertarik untuk datang kedanau itu. Saya, Be dan Via trun mendekati danau itu untuk berfoto-foto sedangkan Ndra dan yang lainnya hanya menunggu diatas motor mereka tidak mau turun. Sesudah berfoto kami langsung meninggalkan tempat itu.
Ditempat yang berbeda, bulan yang berbeda namun masih di tahun yang sama, saya Be,Rin,Fhe,Ndi, dan juga Ndre pergi lagi kesalah satu tempat Wisata yaitu sungai yang dalam dan airnya sangat jernih tempat itu dinamakan Batu kaming oleh masyarakat setempat, karena kendaraan kami tidak bisa dibawa sampai ke sungai itu motor kami parkirkan di dekat pemungkiman warga sedangkan kami harus berjalan untuk menuju air terjun itu.
       Sekitar beberapa menit kami sampai ketempat itu kami langsung mandi dan seperti biasanya tak lupa kami berfoto-foto. Hari itu cuacanya sangat cerah dan panas tapi lama-kelamaan cuaca malah menjadi mendung dan akhirnya turun hujan.
       “sebaiknya ayo kita pergi dari tempat ini nampaknya hujan akan turun deras” ajakku
       “iya ayo kita pergi” jawab Ndi
Diperjalanan pulang kami melihat pendok sawah dan aku langsung mengajak teman-temanku untuk bertedu disana. dan akhirnya kami menuju ke pondok sawah itu, disana kami menunggu hujan berhenti. Dan setelah hujan berhenti kamipun melanjutkan perjalanan pulang, jalan menjadi licin setelah turun hujan tadi kami sangat mengalami kesulitan melewati jalan itu,satu perlahan kami melewati jalan tersebut dengan sangat hati-hati. Belum juga sampai ke jalan aspal. Dan pada akhirnya kami sampai juga kejalan yang aspal dan motor kamipun kotor dilumuri oleh tanah.



link download filenya disini "GREENTHREE"

Cerpen "Kisah Masa Kecilku"



KISAH MASA KECILKU
Karya: Septia Iin Oktari

Dulu di masa kecilku, aku sangat senang karena masa kecilku penuh kenangan yang sangat menyenangkan, masa-masa yang aku habiskan bersama teman-temanku seperti bermain bola, mandi di sungai, main kelereng, main layang-layang dan lain-lain. Akan aku kenangkan ingatan msa kecilku itu begitu banyak sehingga tidak akan bisa aku lupakan, hampir setiap hari aku bermain dengan teman-temanku didesa kadang mereka membuatku tertawa, dan kadang membuatku menangis tapi semua begitu indah bagiku semua yang aku lakukan bersama teman-temanku didesaku
         Kami mempunyai tempat favorit untuk bermain yaitu disungai, disana kami bisa berenang, terjun dari tebing, dan juga hanyut-hanyutan semua itu sangat seru, apalagi jika ayah dan ibu kami menyoraki dan memarahi kami, saat kami lagi asyik mandi disungai. Ayah dan ibu memarahi kami dan menyuruh kami pulang  karena hari sudah mulai turun hujan dan air ssungai sudah mulai dalam. Kamipun tidak perduli dengan apa yang mereka katakan karena kami belum merasa puas bermain. Tidak lama kemudian kami bermain tiba-tiba orang tua kami datang untuk menjemput kami dan mereka menyuruh kami untuk pulang karena hujan semakin deras dan air juga semakin dalam, kamipun pergi meninggalkan sungai itu karena orang tua kami sudah menjemput  kami.  
          Dan keesokan harinya kami pergi  kesawah  Arbais yang sangat luas, kami mencari buah yang berbentuk bulat buah itu sebesar kelereng berwarna hijau jika mentah dan berwarna cokelat apabila sudah masak rasanya sangat manis. Dan sering juga kami menangkap capung dan belalang  kami berlomba untuk dapat mengumpulkan sebanyak-banyaknya. Inilah salah satu keahlian kami yang sangat hobby menngkap capung dan belalang. Tak perduli yang sedang terbang atau yang sedang hinggap di dedaunan ataupun di ranting-ranting pohon kamipun menangkapnya dengan tangan kosong tanpa menggunakan jaring.


download filenya disini mang "GREENTHREE"

Cerpen "Kepergian Seorang Kakak Sepupu"



KEPERGIAN SEORANG KAKAK SEPUPUKU
Karya: Irma wati

          Pada waktu dulu saya duduk dibangku kelas satu MTS, seorang kakak ku mengajarkanku aku sangat senang. Beberapa tahun kemudian kami mendapatkan informasi dari keluarga ibuku, dia menyampaikan bahwa kakakku masuk rumah sakit. Kamipun pergi kerumah sakit untuk menjenguknya, sesampainya kami dirumah sakit, kakakku meminum racun karena dia mengalami stress setelah dimarahi oleh ibunya. Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 malam itu kami pulang kerumah nenek , setelah itu aku dan adikku tidur pada pukul 02.30 menjelang pagi kami mendapat telepon dari rumah sakit dan yang sangat mengejutkan pihak rumah sakit mengatakan bahwa kakak sepupuku telah meninggal dunia, dan sekarang kakakku sudah dibawa pulang  kediamannya.
           “tidak, itu tidak mungkin!! Itu tidak mungkin cucuku masih hidup dia belum meninggal” ujar nenekku sambil meneteskan air matannya  
    Setelah itu Kamipun langsung bergegas untuk pergi kerumah sepupuku, kami hanya bisa menangis sepanjang perjalanan
          “malang sekali nasibmu cu”ucap nenekku sambil menangis
          “sudahlah nek kita harus sabar”ujarku sambil memeluk nenekku
 Sesampainya kami disana, aku melihat sudah banyak orang yang datang kerumah sepupuku dan ibu sepupuku sangat menyesal atas perbuatannya yang telah memarahi kakak sepupuku. Nenekku hanya bisa terdiam melihat cucunya yang sekarang sudah terbujur kaku, nenekku tidak tahan menahan kesedihannya dan akhirnya nenekku tidak sadarkan diri. Saat jasad kakakku dimandikan akupun juga ikut memandikan kakakky dan itu terakhir kalinya kami mencium kakakku, setelah itu ibu kakakku juga tidak sadarkan diri.
       Sewaktu kakakku disholatkan ibu kakak sepupuku itu juga belum sadarkan diri kami hanya berdo’a agar kakakku diterima disisi Allah SWT dan dilapangkan kuburnya.
Setiap sholat aku selalu memanjatkan do’a untuk kakak sepupuku, aku selalu mendo’akannya semoga dia ditempatkan disisi Allah SWT dan semoga amal baiknya diterima disisi Allah dan semoga dosa-dosanya diampuni oleh Allah. Sudah beberapa tahun aku tidak pulang kerumah nenek, aku sangat rindu dengan suasana disana aku berharap bisa bertemu lagi dengan kakak sepupuku walaupun itu hanya lewat mimipi saja. Dan akhirnya setelah 3 tahun aku tidak pernah datang kerumah nenek akhirnya waktu lebaran aku bisa juga pergi kerumahnya, sewaktu itu aku kelas 1 SMA. Saat itu kami pergi kekuburan kakak sepupuku itu, dan kami mengirim do’a bersama dan kami juga membaca yasin bersama.
         Sudah 3 tahun aku tidak bertemu dengan kakakku aku sangat rindu dengannya apalagi dengan candaannya yang sama sekali tidak bisa aku rasakan lagi saat ini, sekarang kami hanya bisa mengikhlaskan kepergian kakak sepupuku.
      
link downoadnya disini "GREENTHREE"

Cerpen "Kenapa Kau Pergi (Ayah)



 "KENAPA KAU PERGI (AYAH)"                                Karya :  Rabiul Armala Sari Nande Putri 
       
Aku sedang berbincang dengan kemiskinan , kemiskinan hati , keraguan  cinta mu , tuhan , tidaklah kau liat ibu ku ? air matanya tak pernah di  berhenti mengalir karena ia berfikir bisahkah ia menghidupi kedua anaknya dengan bekerja keras sendiri .
                “ 8 tahun lalu ayah ku meninggal dunia kau tau ? ayah adalah orang yang jujur dan ia meninggal karenah kejujurannya . Inikah keadilan tuhan ? inikah yang namanya kejujuran akan menang  ? ayah ku meninggal karena kecelakaan bermotor dan orang yang di belakang ayah ku itu memijak badan ayah ku itulah sebab ayah ku meninggal .
Dan apa yang aku lakukan ? aku hanya bisa menangis saat ayah ku di mandikan dan mencium mukanya yang terakhir kali , ( Sambil memeluk ayah dan menangis ) .
                “ Di dalam hati ku sambil berkata ?
                                “ oh ....  Tuhan ini yang terakhir kali aku mencium dan memeluk ayah , ayah sudah meninggalkan kami semua , apakah aku bisa hidup dan sekolah tanpa seorang sosok ayah.”                                Aku sudah menjadi anak yatim saat aku duduk di bangku SD , masa SD itu seharusnya di lalui dengan kemanjaan dan di sayangi kedua orang tua . “ Oh tuhan ..... Aku sungguh tak sehebat yang kau kira aku dipaksa iklas padahal sebenarnya tidak , tapi kalu aku saja tak kuat , bagaimana dengan ibu ku ? Aku tak membenci pembunuh ayah ku , sungguh tak ku benci karena aku percaya , ada tempat untuk seorang pembunu di api neraka .
“ waktu sholat aku selalu berdoa ke pada tuhan tentang ayah “ ?                                                                              “ ya allah ampuni dosanya kasihani dan sejahterahkan dia , maafkanlah kesalahanya , muliakanlah kedatanganya lapangkanlah kuburannya dengan rahmat mu .
Sesudah sholat itu hati ku rasanya tenang karena aku sudah mendoakan ayah ku dan sebelum tidur biasanya aku juga berdoa kepada tuhan tentang ayah ?
  Ya tuhan aku merindukan ayah , semoga ayah datang dalam mimpiku , mungkin lewat mimpi aku bisa bertemu dengan ayah .
Tak lama kemudian aku terbangun dari tidur ku aku merasa ada yang berbeda , aku tersesat di sebuah tempat dengan cahaya yang menyilaukan terlihat sosok pria mengenakan baju putih berdiri di depanku .
                “ Ayah ? “ Teriak aku dan langsung memeluk sosok itu aku bertemu dengan ayahku , namun tak lama , cahaya meredup dan seketika saya terbangun dari mimpiku .. .


Download filenya disini "GREENTHREE"

Survey Monkey

Survey Monkey/Monkey Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan umpan balik untuk membantu mengumpulkan informasi & data pelanggan dari surv...