animasi-bergerak-selamat-datang-0276

Kamis, 30 Maret 2017

Cerpen "Keluarga Kecilku"



KELUARGA KECILKU
Karya: Deftha Ervhynaa

             Namaku Deftha ervhynaa wahyuningsih, aku biasanya dipanggil Deftha. Aku seorang gadis yang baru berusia 16 tahun, sekarang aku duduk dibanggu kelas 3 SMA. Aku anak pertama dari 3 bersaudara, aku mempunyai keluarga yang awalnya keluargaku adalah keluarga yang bahagia walaupun ada banyak kekurangan dikeluarga kami, walaupun kehidupan kami yang sangat sederhana tapi kami sekeluarga tetap hidup bahagia, dan tentu saja setiap semua orang menginginkan keluarga yang bahagia dan aku merasa sangat bangga karena telah memiliki keluarga yang seperti ini.
             Setelah aku naik ke kelas 3 SMA ayahku berhenti berkerja entah apa alasannya karena ayah dan ibuku tidak menceritakan hal itu kepada kami, setelah beberapa bulan ayahku tidak bekerja  kami sangat mengalami krisis ekonomi karena bukan hanya aku saja yang sekolah kedua adikku juga sekolah adikku yang nomor dua sekarang kelas 6  SD dan sebentar lagi masuk SMP dan adikku yang bungsu sekarang masih TK dan sebentar lagi masuk SD sedangkan aku yang sekarang kelas 3 SMA dan sebentar lagi ingin kuliah, hal itu membuat ibuku bingung karena ayahku sampai sekarang belum juga mendapatkan pekerjaan.  
              Setelah beberpa bulan ayahku juga belum mendapatlkan pekerjaan, Karena itu ibuku memutuskan untuk bekerja sebagai sales di salah satu kantor yang berada tidak jauh dari kediaman kami, sebenarnya ayahku sangat melarang ibuku untuk bekerja dia sangat tidak suka jika ibuku bekerja disana. Tapi tidak ada pilihan lain karena saat itu kami sangat membutuhkan uang, terpaksa ibuku bekerja disana setiap pulang kerja ibuku selalu bertengkar dengan ayahku. Hampir setiap hari mereka bertengkar, setelah beberapa bulan ayahku mendapat pekerjaan lagi dan ibuku mulai berhenti bekerja, sewaktu itu ibu dan ayahku mulai jarang bertengkar.
              Setiap ayahku pulang kerja aku dan adik-adikku pasti sudah tertidur karena ayahku pulang kerja biasanya sudah larut malam sekitar jam 9 atau jam 10, pernah sekali aku terbangun  karena ingin kekamar mandi untuk buang air kecil aku melihat ibuku yang masih duduk di depan TV belum juga tidur, ternyata ibuku masih menunggu ayahku yang belum juga pulang aku melirik kearah jam diding yang terpasang diruang tamu rumahku jam menunjukkan pukul 11.30 “sudah setengah 12 pikirku kenapa ayahku belum juga pulang” ucapku dalam hati sambil masuk ke kamar mandi. Setelah aku keluar dari kamar manndi aku menghampiri ibuku yang masih juga duduk di depan TV,
             “Ayah belum pulang bu?” tanyaku sambil duduk disampingnya,
            “belum, tidak biasanya ayahmu belum  pulang   jam segini” jawab ibuku
            “ibu nggak mau tidur deluan?” tanyaku
            “enggak ah,kamu aja yang tidur deluan sana”
             Setelah aku dan ibuku mengobrol sebentar ibuku menyuruhku untuk tidur lagi karna aku besok mau sekolah jadi takut kesiangan akupun pergi kekamar untuk tidur lagi, aku masih tidur-tiduran dikamar dan tak lama kemudian aku mendengar suara ayahku pulang. Sangat aneh biasanya ayahku tidak pernah pulang kerja sudah larut malam seperti ini, tapi aku masih berfikir positif mungkin ada lembur pikirku.
            Keesokan harinya ayahku juga pulang larut malam lagi, aku mulai curiga terhadap ayahku Dan malam itu ayahku belum pulang kerja tapi ponselnya tertinggal dirumah tidak biasanya ayahku meninggalkan ponselnya sewaktu dia berpergian, aku melihat ibuku yang sedang memainkan ponsel ayahku itu, setelah beberapa jam kemudian sekitar jam 11 malam aku sudah berada dikamarku dan aku mendengar suara motor dan ternyata itu motor ayahku, tak lama kemudian aku mendengar suara ibuku seperti sedang marah “pesan dari siapa ini?” aku mendengar ibuku bertanya kepada ayahku “rekan kerja” ayahku hanya menjawab singkat ibuku sama sekali tidak percaya dengan jawaban ayahku itu.
            keesokan harinya ketika aku mau berangkat kesekolah aku mendengar ada suara ponsel dan ternyata itu ponsel ayahku yang berada diatas meja ruang tamu pagi itu ayahku sedang libur bekerja dan aku melihatnya pergi mengantar adikku yang bungsu kesekolah aku melihat ibuku yang masih sibuk memasak didapur aku langsung mengambil diam-diam ponsel ayahku itu dan membaca pesan yang baru masuk itu , “mas nggak main kerumah dulu?” hanya itu yang aku baca, saat itu aku yang sedang membaca pesan itu sangat cemas “pesan dari siapa itu????” aku selalu bertanya-tanya, aku tidak berani memberitahu ibuku tentang pesan  itu.
            Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 aku langsung bergegas berangkat kesekolah diperjalanan pikiranku semakin kacau aku mulai curiga terhadap ayahku, “apakah ayahku punya simpanan?” ucapku dalam hati, hari itu aku sama sekali tidak ada gairah sama sekali tidak semangat untuk sekolah tidak seperti biasanya. Bell pulang pun berbunyi, akupun bergegas untuk pulang. Sesampai dirumah aku melihat ibu dan ayahku sedang bertengkar dikamar sepertinya ibuku sudah tau tentang pesan itu  , akupun langsung masuk kekamarku aku mendengarkan ibu dan ayahku bertengkar hebat dan akupun meneteskan air mata ketika mendengarkan suara ayahku menampar ibuku. Aku tidak berani untuk mencegah ayahku, karna  ayahku yang sangat garang aku juga takut dimarahinya jika aku ikut campur, saat itu adik-adik  ku sedang tidak ada dirumah adik ku yang nomor dua pergi kesekolahnya karena ada les tambahan sedangkan adikku yang bungsu pergi kerumah temannya untuk bermai.
            Ternyata benar ayahku selama ini punya simpanan dan ternyata simpanannya itu adalah teman baik ibuku, aku sangat tau bagaimana perasaan ibuku yang sangat kecewa dengan ayahku dan sama sekali tidak menyangka jika sahabat baikknya itu akan menusuknya dari belakang,  perempuan itu sekarang janda karena suaminya telah meninggal 1 tahun yang lalu dan dia mempunyai 3 orang anak laki-laki. Aku juga sama sekali tidak menyangka jika ayahkku setega itu dengan ibuku. Hampir setiap hari mereka bertengkar aku sangat sedih melihat ibukku, sering sekali aku meneteskan air mata jika sedang mendengar mereka bertengkar. Apalagi saat aku mendengarkan ibu dan ayahku mengucapkan kata cerai, aku sama sekali tidak ingin jika orang tuaku bercerai sering sekali aku menangis sendiri dikamarku.
            Setelah beberapa hari ibukku pergi kerumah nenekku yang rumahnya lumayan jauh dari rumah ku sudah 3 hari ibuku tidak pulang, pikiranku semakin kacau entah bagaimana jika ibu dan ayahku benar-benar ingin bercerai. Saat itu aku sangat benci dengan perempuan itu, dia yang telah merusak keluarga kami dia telah merenggut kebahagiaan keluarga kami, keluargaku yang dulunya selalu tentram dan damai dan selalu bahagia sekarang menjadi kacau karena kehadiran perempuan itu. aku masih tetap bersekolah walaupun ibuku sudah 3 hari tidak pulang kerumah dan ayahku juga masih tetap bekerja, adik-adikku sekarang bersama ibukku hanya aku yang tinggal dirumah sendirian. Setiap malam aku menangis dikamarku, entah bagaimana pikiranku sekarang. Dan akhirnya ibuku pulang kerumah aku sangat senang karena ibuku pulang tapi ayahku tadi malam sepertinya tidak pulang kerumah entah tidur diamana ayahku aku tidak tau.
            Setelah beberapa hari kemudian ayah dan ibuku bertengkar lagi hari itu aku sedang tidur dikamar, aku tidak sekolah karena hari itu adalah hari minggu adik-adikku sedang asik bermain diruang tamu, aku mendengar suara ayah dan ibuku bertengkar lagi mereka berada dikamarnya. Setelah beberapa hari kemudian ibuku tau ternyata perempuan itu yang selalu menggoda ayahku dan bukan ayahku yang menggoda perempuan itu,  perempuan itu memang sengaja ingin merusak keluarga kami walaupun sebenarnya ayahku juga salah. Tapi sekarang setidaknya aku sudah merasa lega karena sepertinya perempuan itu juga sudah mulai menjauh dari keluarga kami, setelah ibuku mengetahui hal itu ibu dan ayahku sekarang mulai jarang bertengkar lagi karena perempuan itu sekarang juga tidak lagi mengganggu ayahku, aku sangat senang karena keluargaku kembali damai seperti dulu lagi.


Download file wordnya disini "GREENTHREE"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar kalian sangat berharga bagi saya

Survey Monkey

Survey Monkey/Monkey Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan umpan balik untuk membantu mengumpulkan informasi & data pelanggan dari surv...