animasi-bergerak-selamat-datang-0276

Selasa, 15 Agustus 2017

Resensi Novel Terjemahan Sunshine Becomes You



RESENSI NOVEL TERJEMAHAN
SUNSHINE BECOMES YOU

A.         Menentukan Tokoh dan Perwatakan
a. Alex Hirano ( Tegar, tidak mudah putus asa, pekerja keras, penyayang)
b. Mia Clark ( Baik hati, lemah, pekerja keras, tabah, tidak mudah putus asa)
c. Ray Hirano (Penyabar, tidak mudah putus asa, baik hati)


B.         Menetukan Alur Novel
1.            Alur yang digunakan novel Sunshine Becomes You :
Alur      :  Alur yang digunakan pada novel ini adalah Alur maju
Alasan : karena penulis menceritakan kejadian dari awal hingga akhir, sehingga membuat pembaca penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya.
2.            Alur yang digunakan berdasarkan peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam novel :
Peristiwa 1    : Alex Hirano seorang pianis terkenal yang terkena sial ketika Mia Clark seorang penari kontemporer menabraknya dan menyebabkan pergelangan tangannya terkilir dan padahal minggu depan dia harus menggelar konser piano. Tak heran jika setelah itu Alex menganggap Mia adalah Malaikat Kegelapan. Bahkan ketika Mia menawarkan diri menjadi tangan kirinya yang bisa Alex bayangkan adalah bahwa Mia entah bagaimana akan berhasil mematahkan tangan kanan sekaligus kedua kakinya
Peristiwa 2   :  Mia Clark merasa sangat bersalah karena telah melukai Alex Hirano dan membuat lelaki itu terpaksa membatalkan konser pentingnya. Jadi setelah meminta maaf, Mia berusaha sebaik mungkin menjadi tangan kiri Alex. Mia maklum kalau Alex yang masih kesal bersikap dingin padanya dan Mia dengan tulus menuruti apapun tugas yang Alex bebankan padanya yaitu , menjadi seorang pesuruh. Tugasnya adalah semacam membereskan apartemen Alex, menyiapkan sarapan, makan siang, dan makan malam Alex, berbelanja untuknya, dan mengantar Alex ke rumah sakit untuk mengganti perban.

Peristiwa 3  :   Sedikit demi sedikit mereka mulai dekat, Alex yang mulai terbiasa dengan adanya Mia dirumahnya setiap pagi, Mia yang terbiasa membuatkan kopi untuk Alex setiap hari, Alex yang terpesona melihat kemampuan dance Mia, Mia yang mengagumi lagu-lagu Alex, sampai Alex yang akhirnya menyadari ia tidak mau Ray memiliki Mia dan sampai akhirnya semua orang menyadari bahwa Mia, gadis yang ramah itu memang punya nada bicara yang sama pada Alex maupun Ray, senyum yang sama pada mereka berdua, perlakuan yang sama pada mereka berdua, seakan-akan mereka berdua bukan siapa-siapa baginya, tapi jika kita melihat lebih jeli, kita akan tahu. Mia memiliki cara memandang yang berbeda pada mereka berdua.

Peristiwa 4  : Alex akhirnya mengetahui alasan Mia tidak mau ikut club dance ternama meskipun kemampuan dance nya setara dengan mereka, Mia bukan gadis biasa. Dia punya keterbatasan. Suatu penyakit jantung yang membuat dokter melarangnya melakukan kegiatan yang terlalu melelahkan menjadi dancer itu melelahkan, sekalipun tidak baginya.
Hingga pada suatu hari Dee Black meminta Mia untuk tampil di puncak acaranya. Mia menyanggupinya walaupun dia tahu bahwa kondisi dirinya tidaklah baik. Mia mengikuti latihan berbeda dengan yang lainnya, karena dia tidak boleh terlalu lelah. Pada puncak acara Mia bisa menampilkan bahwa kemampuan menarinya memang luarbiasa dan sangatlah berbakat. Tapi sesaat sudah tampil di depan pangung yang begitu megahnya saat berada di dalam ruang ganti Mia tidak bisa menopang dirinya sendiri dan akhirnya jatuh pingsan. Untunglah disampingnya ada Alex yang langsung menadah Mia. Lalu Mia pun segera dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa 5   : Ray tahu Mia memilih Alex untuk pria yang dicintainya. Karena itulah  Ray mendukung kakaknya agar terus bersama Mia walaupun ini terasa berat baginya karena diapun sama mencintai Mia dan tidak bisa memiliki Mia seutuhnya.
Keadaan Mia semakin hari semakin memburuk. Tubuhnya seperti hanya berbalutkan kulit. Dokter Mia mengatakan bahwa Mia membutuhkan jantung baru agar Mia bisa bertahan hidup. Alex yang mencintai Mia ingin selalu tetap bersama dan menemani Mia dalam setiap detik yang dilewatinya. Tapi pada suatu hari Mia tidak ingin bertemu dengan Alex. Hal itu jelas membuat Alex merasa tidak tenang dan membuatnya bertanya-tanya apa salah yang dilakukannya terhadap Mia sehingga Mia tidak mau bertemu dengannya.

Peristiwa 6   : Akhirnya Mia mendapatkan donor jantung dan melakukan operasi. Namun, ternyata hasilnya nihil. Tubuh Mia menolak jantung barunya dan akhirnya Mia meninggal unia. Mendengar hal itu Alex merasa terpukul karena dia tidak bisa selamanya bersama-sama dengan Mia dan menjaga Mia.
Setelah kepergian Mia, Alex merasa sangatlah kehilangan. Tetapi walaupun Mia telah tiada tapi Alex selalu merasa Mia hidup didalam hatinya.


C.         Sudut Pandang
Sudut pandang                         : Sudut pandang yang digunakan dalam novel ini adalah sudut pandang orang ketiga pelaku utama karena dalam penceritaan novel penulis menggunakan kata ‘aku’. Tokoh‘aku’ dalam novel ini diceritakan paling dominan sehingga si tokoh ‘aku’ dapat dikatakan sebagai tokoh atau pelaku utama.
Bagian yang membuktikan       : “aku hanya sendirian .jika ada orang lain aku  -----------------------------------------berani lebih frontal “


D.         Setting (Latar) Novel
1.     Setting waktu :
Pagi hari                      : “ Alex Hirano menatap jam dinding menatap jam di atas piano, sekarang sudah pukul sembilan tepat dan gadis itu masih belum datang”
malam hari.                 : “ Mia kembali ke atas panggung. Gedung pertunjukan penuh. Tidak ada satu pun tempat duduk kosong malam itu.”

2. Setting tempat                   :
Apartemen Alex           : “gadis itu berdiri membelakangi Alex, menghadap  interkom yang terpasang di samping pintu, menekan bel apartemen Alex berulang-ulang”
 rumah sakit                 : “ Orangtua Mia dan Alex adalah orang-orang yang paling sering menemani Mia di rumah sakit”
 panggung                   :“ Yang harus dilakukannya sekarang adalah menegakkan tubuh, melupakan penyakitnya untuk sementara dan berlari ke tengah panggung ke arah gemuruh penonton”



3.Setting Suasana            :
Mengharukan              : “beberapa detik kemudian, lagu yang selalu membuatnya teringat pada Mia Clark dan setengah jiwanya yang hilang pun mengalun lembut, mengisi seluruh sudut ruangan besat yang sunyi senyap itu dengan nada-nadaindah yang pada akhirnya membuat para penonton mendesah dan memejamkan mata, membayangkan sinat matahari yang hangat, pada rumput yang hijau, dan langit biru tak berawan”
         bahagia                       : “seluruh keluarga besarnyabangga padanya. Orang-orang membahas pertunjukan itu dengan nada kagum”
sedih,                           : “Alex memejamkan mata sementara setetes ait matanya juga jatuh kepipinya. Dadanya terasa sakit”
menegangkan              : “ sekarang Alex duduk menunggu dengan tegang. Ia memandang ke sekeliling ruangan dan melihat kecemasan yang sama di wajah semua orang di sana.


2.           Tema dan Amanat Novel
Tema            : Percintaan
karena pada novel ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang mencintai seorang wanita hingga akhir hayat wanita itu.

Amanat       : a. Kita harus memperjuangkan apa yang dicita-citakan
b. Harus bisa menerima kenyataan yang ada dan mensyukuri apa yang sudah diberikan oleh         Tuhan terhadap kita.
c. Jangan mudah berputus asa.

3.           Gaya Bahasa
Bahasa yang digunakan mudah di mengerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar kalian sangat berharga bagi saya

Survey Monkey

Survey Monkey/Monkey Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan umpan balik untuk membantu mengumpulkan informasi & data pelanggan dari surv...