animasi-bergerak-selamat-datang-0276

Senin, 24 Desember 2018

Cerpen "Bertamasya Bersama Keluarga Besar"


Bertamasya Bersama Keluarga Besar

               Pada liburan kali ini saya bersama keluarga saya sangat senang sekali, liburan kali terasa berbeda dari sebelumnya, karena liburan kali ini kami sekeluarga mengunjungi lebih dari satu tempat wisata. 
               Itu terasa seperti terjadi kemarin, pada tanggal 1 Juli hari Senin saya berangkat dari Surabaya ke Jakarta bersama keluarga saya, tepatnya pada Senin pagi. Saya sekeluarga berangkat naik pesawat. Di Bandara kami sedikit direpotkan oleh pegawai yang kurang ramah, tetapi itu berbeda dengan pramugari pesawat. Kami dilayani dengan sangat menyenangkan, pramugari itu sangat ramah.
               Setelah kami tiba di Bandara Soekarno-Hatta kami dijemput oleh saudara kami yang berada di Jakarta. Ternyata Jakarta itu sangat macet sekali, banyak kendaraan bermotor dimana-mana. Sampai-sampai dari Bandara ke rumah budhe saya di Jakarta timur memerlukan waktu kurang lebih 2 jam.
               Setelah kami sekeluarga sampai di rumah budhe saya, saya langsung beristirahat karena waktu perjalanannya sangat melelahkan. Saat sore harinya kami pergi ke Restauran untuk makan malam bersama, waktu makan malam saya menceritakan apa saja yang terjadi dibandara Juanda sampai datang ke Jakarta. Setelah selesai makan kami menunaikan ibadah solat Isha berjamaah di masjid dekat rumah. Setelah sampai rumah saya merasa sangat senang sekali karena rasa lelah waktu perjalanankami terbayar dengan makan malam tadi.
               Keesokan harinya saya bangun  dan seperti biasa, saya mengawali kegiatan dengan solat Shubuh dan senam pagi di depan rumah, setelah saya melakukan senam pagi saya mandi  dan melakukan aktifitas pagi lainnya termasuk sarapan pagi. Setelah sarapan selesai saya berangkat ke acara keluarga, di sana saya sangat senang karena banyak sepupu  yang seumuran dengan saya dan kami bermain bersama. Tetapi kami semua dikagetkan dengan adanya kecelakaan yang terjadi di tempat acar, untung saja di sana tidak ada korban hanya sedikit lecet saja. Kecelakaan itu disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk. Tetapi kami semua melupakan kejadian itu dan melanjutkan serangkaian kegiatan  pada acara keluarga. Di tengah acara keluarga adik sepupu saya tercebur di kolam ikan tetapi kejadian itu tidak ada satupun yang mengetahuinya kecuali saya dan sepupu saya. Setelah selesai kami sekeluarga kembali kerumah, karena hari sudah gelap kami sekeluarga tidak mampir-mampir lagi.
               Pada awalnya kami ke Jakarta hanya untuk mendatangi acara keluarga. Karena sudah sampai di Jakarta  kami sekalian berlibur ke tempat wisata. Pada hari itu saya bangun dipagi hari yang cerahsaya melakukan aktivitas seperti biasa, setelah melakukan aktivitas saya berangkat ke TMII ( Taman Mini Indonesia Indah ). Setelah sampai di sana kami langsung naik kereta gantung karena takut hari ini akan turun hujan, saat berada di kereta gantung saya melihat miniatur negara RI tentunya dengan ukuran yang kecil. Pada miniatur Indonesia saya dapat melihat letak-letak gunung berapi yang aktif maupun tak aktif di daerah-daerah Indonesia. Setelah saya naik kereta gantung dan puas melihat-lihat miniatur Indonesia, kami berfoto di setiap rumah adat daerah Indonesia dan setiap Provinsi ternyata memiliki rumah adat yang berbeda, senjata daerah pun berbeda tetapi beberapa memiliki senjata daerah yang hampir sama atau sama. Dan setiap daerah memiliki adat yang berbeda, pakaian tradisional pun berbeda. Di TMII kami juga melihat pesawat pertama Indonesia, pesawat itu adalah pesawat Dakota tetapi masih menggunakan baling-baling, ternyata pesawat pertama Indonesia itu berasal dari Provinsi Aceh dan sekarang diletakkan di TMII Jakarta dan sudah tidak beroperasi karena pesawat Indonesia sudah menggunakan teknologi yang lebih canggih yaitu menggunakan jet, kecepatannya pun juga berbeda. Tetapi pesawat pertama Indonesia masih dirawat dan di jaga dengan baik. Dan tidak lupa kami juga membeli kenang-kenangan dari TMII kami juga membelikan oleh-oleh untuk teman-teman dan lainnya. Setelah itukami pergi ke Keong Mas untuk melihat bioskop, film di bioskop menceritakan tentang segala sesuatu yang berada di Indonesia mulai dari kekayaan alam, budaya dan lain lain. Film itu berdurasi kurang lebih sekitar 1,5 jam. Film itu memiliki arti bahwa Indonesia itu berbeda-beda, memiliki sagala sesuatu yang berbeda di setiap daerah, dan tugas kita adalah untuk menjaga atau melindungi dan tidak terpengaruh terhadap bangsa asing karena kita memiliki segala sesuatu yang lebih berharga dari pada budaya-budaya asing. Setelah puas berkeliling TMII kami kembali pulang, di tengah perjalanan kami mampir ke Mall untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan sekalian jalan-jalan untuk mengisi waktu luang yang ada. Setelah itukami kembali pulang untuk istirahat dan beraktivitas kembali.
               Keesokan harinya kami pergi Monas, kami pergi ke Monas perjalanannya tidak terlalu ramai seperti biasanya. Menurut sejarah Monas dibangun pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah Soekarno, tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Waktu masuk ke dalam Monas di sana terdapat prasasti-prasasti yang tertulis tentang sejarah Indonesia. Di sana terdapat sejarah dari kerajaan Kahuripan sampai pada Masa Revolusi. Setelah puas berkeliling Monas kami pergi ke Restaurant karena kami bosan ke Rentaurant kami pergi untuk mencari makanan tempo DOELOE. Ternyata makanan tempo DOELOE tidak kalah enak dengan makanan tempo sekarang ini, hanya saja tidak terlalu terkenal karena kebanyakan restaurant tidak menyediakannya. Bahan dasar yang digunakan juga lumayan sulit untuk didapatkan di daerah perkotaan.
               Keesokan harinya saya juga mampir ke Ancol untuk melihat bioskop 3D, saya sempat kaget terhadap beberapa bagian film. Waktu di Ancol saya juga naik beberapa permainan, seperti contoh Roller Coster, ternyata permainan itu lumayan mengerikan tetapi dengan pengamanan seperti itu saya menjadi tidak merasa takut lagi. Saya juga menaiki permainan Tornado, permainan Tornado lebih menakutkan dari pada permainan Roller Coster. Karena waktu tidak mengijinkan, saya berpindah ketempat wisata lain untuk melanjutkan perjalanan saya.
               Saya melanjutkan perjalanan ke Seaword, di Seaword banyak sekali jenis-jenis hewan laut, dari hewan laut yang langka atau jarang ditemukan sampai ikan-ikan hias dan banyak lagi di sana saya sempat menyelam untuk melihat hewan laut dari dekat, saya juga memegang anjing laut dan kulitnya terasa kenyal dan licin, saya juga memegang anak ikan hiu dan mereka tidak akan menyerang jika kita tidak mengganggu, kulitnya terasa kasar tidak sama seperti kulit anjing laut.
               Setelah kami ke Seaword kami pulang dan membereskan barang-barang kami dan kami pun kembali ke Surabaya, seperti biasa jalan menuju Bandara Soekarno-Hatta dari rumah budhe saya macet tetapi tidak separah waktu berangkat. Setelah kami di bandara kami langsung membeli tiket dan berangkat ke Surabaya. Waktu sebelum turun di Bandara Juanda pesawat yang kami naiki sulit untuk menemukan lajur pesawat karena cuaca sedang buruk. Setelah lama mencari kami akhirnya dapat turun dengan selamat, kami langsung pulang kerumah untuk bersiap kegiatan seperti biasa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar kalian sangat berharga bagi saya

Survey Monkey

Survey Monkey/Monkey Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan umpan balik untuk membantu mengumpulkan informasi & data pelanggan dari surv...