animasi-bergerak-selamat-datang-0276

Sabtu, 19 Mei 2018

Laporan Hasil Penelitian Teknologi Informasi Di Desa Kemloko, Kec. Mojosari, Kab. Mojokerto


LAPORAN HASIL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DI DESA KEMLOKO, KEC. MOJOSARI, KAB. MOJOKERTO

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dalam perkembangan zaman saat ini teknologi sangat berpengaruh terhadap masyarakat yang dulunya masyarakat belum mengenal suatu teknologi sekarang sudah mulai mengenal teknologi dan suatu teknologi ini juga ada sisi positif dan sisi negatifnya bagi perkembangan suatu masyarakat desa kemloko,kec. Mojosari, kab. Mojokerto. Di era globalisasi saat ini masyarakat di desa kemloko, kec.Mojosari, kab. Mojokerto sudah berkembang pesat dan teknologi informasi sudah masuk ke desa tersebut. Adanya sutau teknologi tersebut pola berpikirnya masyarakat itupun sudah bisa di katakan lebih maju dan berkembang.
Teknologi informasi ini mempunyai dampak yang sangat-sangat berguna bagi masyarakat itupun sendiri dan juga mempunyai dampak yang negatif juga apabila di salah gunakan oleh kalangan masyarakat itupun sendiri. Semua teknologi pastinya ada sisi positif dan sisi negatifnya tergantung bagaimana kita memanfaatkannya. Teknologi sangat bisa membantu untuk mencari pengetahuan dan informasi yang sangat banyak sesuai apa yang kita butuhkan dan teknologi juga sangat membantu kita dalam menyelesaikan suatu masalah ataupun meringankan pekerjaan kita.

1.2 Rumusan Masalah
Bertitik tolak dari latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka masalah penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
1)            Apa Dampak positif dan negatif perkembangan teknologi informasi terhadap masyarakat desa Kemloko, kec. Mojosari, kab. Mojokerto ?
2)            Bagaimana pola pikir masyarakat dengan adanya penggunaan teknologi informasi?

1.3 Tujuan Penelitian
            Berdasarkan rumusan masalah diatas tujuan penelitian dalam penulisan ini adalah:
1.             Menjelaskan dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi terhadap masyrakat desa kemloko, kec. Mojosari, kab. Mojokerto.
2.             Mengetahui pola pikir masyarakat dengan adanya teknologi informasi yang masuk kedesa.

1.4 Manfaat Penelitian
1. Manfaat secara Teoritis
  Memberikan penjelasan mengenai dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi terhadap masyarakat desa.
  Memberikan penjelasan tentang pola pikir masyarakat dengan adanya perkembangan teknologi informasi di desanya.
2. Manfaat Praktis
  Masyarakat
  Lebih berhati-hati dalam menggunakan Teknologi Informasi, agar tidak salah menggunakannya.
  Mengantisipasi setiap dampak yang disebabkan oleh perkembangan Teknologi Informasi jangan sampai ada ketimpangan dimasyarakat.
  Bahan masukkan untuk pengambil kebijakan pemerintah setempat.









BAB II
KAJIAN PUSTAKA DAN DEFINISI KONSEP

2.1 Kajian Pustaka
a.      Dampak Perkembangan Teknologi Bagi Kehidupan Manusia
Perkembangan dunia IPTEK yang sangat mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis, Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia. Ringkas kata kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Kalaupun teknologi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti teknologi sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan . Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena iptek tidak pernah bisa menjadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah manusia. (Killing, cah. 2011. Dampak perkembangan teknologi informasi)





b.      Perkembangan teknologi informasi di Indonesia pada masa sekarang
Perkembangan Teknologi Informasi tahun 2010 semakin terasa majunya sejalan dengan kemajuan teknologi internet yang semakin maju. Internet adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer ke jaringan banyak komputer dengan bantuan fasilitas server, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data melalui sebuah blog/web tanpa melihat jenis komputer itu sendiri. akan tetapi sayang sungguh sayang di Indonesia belum didukung provider internet dengan layanan Internet super cepat dan murah yang ada juga internet super lambat dan masih mahal harga paketnya.
Menurut teman saya yang baru kembali dari Jerman. Koneksi internet disana sangat cepat atau disebut dengan teknologi 4G sedangkan di Indonesia baru mengadopsi teknologi 3G itupun masih dengan sistem kuota bersifat terbatas dan hebatnya lagi di Jerman dimana-mana sudah tersedia layanan free hotspot Internet Gratis walaupun Internetnya berbagi atau Shared masih sangat cepat untuk browsing, upload dan download di Indonesia juga sudah mulai tumbuh layanan hotspot di tempat-tempat tertentu cuma larinya lelet mudah-mudahan Pemerintah memperhatikan hal ini mengingat betapa pentingnya fasilitas Internet yang mendukung perkembangan teknologi Informasi di tahun 2010 ini.
Tulisan di atas hanya sekedar motivasi saja mengingat perkembangan teknologi informasi yang semakin hari semakin meningkat apalagi sekarang di Internet banyak sekali bermunculan Bisnis Online atau Bisnis Internet yang sangat bergantung kepada koneksi internet yang baik seperti contoh: Bisnis Affiliasi, Bisnis UKM usaha kecil dan menengah seperti industri kerajinan yang dipromosikan di sebuah blog/web di Internet khabar gembiranya ada sebuah web dengan nama negeriads.com solusi berpromosi yang dapat digunakan oleh semua kalangan Pebisnis Internet termasuk industri UKM tadi.
Perkembangan Teknologi Informasi juga didukung oleh berkembangnya dunia blogger di Indonesia yang semakin hari semakin meningkat dari segi kuantitas dan kualitasnya hal ini juga didukung oleh layanan blogger.com, wordpress.com, blogdetik, dagdigdug dan lain-lain tidak lupa juga berkembangnya search engine seperti google, yahoo, bing, dan kini lahir nowgoogle.com dengan mottonya nowGoogle.com Adalah Multiple Search Engine Popular sehingga semakin menyemarakan perkembangan teknologi informasi di Indonesia khususnya. (Saptarigeg. 2010. Sejarah perkembangan teknologi informasi di Indonesia).

Ciri-ciri Masyarakat Desa
Kehidupan keagamaan di kota berkurang dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.
Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa.
Interaksi yang lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.
Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh. (shvoong, 2010. Cirri-ciri masyarakat desa)

2.2 Definisi Konsep
1. Pengertian dampak
Dampak secara sederhana bisa diartikan sebagai pengaruh atau akibat. Dalam setiap keputusan yang diambil oleh seorang atasan biasanya mempunyai dampak tersendiri, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak juga bisa merupakan proses lanjutan dari sebuah pelaksanaan pengawasan internal. Seorang pemimpin yang handal sudah selayaknya bisa memprediksi jenis dampak yang akan terjadi atas sebuah keputusan yang akan diambil.


Berikut ini adalah pengertian dan definisi dampak:
          Kamus besar bahasa indonesia
Dampak adalah pengaruh kuat yang mendatangkan akibat, baik negatif maupun positif
          Otto soemarwoto
Dampak adalah pengaruh suatu kegiatan
          Hiro tugiman
Dampak adalah sesuatu yang bersifat objektif. Dampak merupakan sebuah konsep pengawasan internal sangat penting, yang dengan mudah dapat diubah menjadi sesuatu yang dipahami dan ditanggapi secara serius oleh manajemen
         Aresandi s
Dampak adalah besarnya nilai yang kita tambahkan pada hidup atau dunia seseorang
          C. jotin khisty & b. kent lall
Dampak merupakan pengaruh - pengaruh yang dimiliki pelayanan angkutan umum terhadap lingkungan sekitar dan keseluruhan kawasan yang dilayaninya
          Schemel (1976)
Dampak adalah tingkat perusakan terhadap tata-guna tanak lainnya yang ditimbulkan oleh suatu pemanfaatan lingkungan tertentu 
         Hari sabari
Dampak adalah sesuatu yang muncul setelah adanya suatu kejadian. (carapedia)

2. Pengertian Teknologi Informasi
Untuk mengetahui pengertian teknologi informasi terlebih dahulu kita harus mengerti pengertian dari teknologi dan informasi itu sendiri. Berikut ini pengertian teknologi dan informasi :
a.             Teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya. Pengertian teknologi informasi menurut beberapa ahli teknologi informasi :
1.                 Teknologi Informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar (kamus Oxford, 1995) 
2.                 Teknologi Informasi  adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi (Haag & Keen, 1996) 
3.                 Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.
Teknologi yang memanfaatkan komputer sebagai perangkat utama untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat.

3. Pengertian Masyarakat
Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.





BAB III
METODOLOGI

3.1 Metode, Pendekatan Dan Jenis Penelitian
Metodologi adalah proses, prinsip dan prosedur yang kita gunakan untuk mendekati problem dan mencari jawaban. Dengan kata lain, metodologi adalah suatu pendekatan umum untuk mengkaji topik penelitian. Seperti juga teori, metodelogi diukur berdasarkan kemanfaatannya, dan tidak bisa dinilai apakah suatu metode benar atau salah. Untuk menelaah hasil penelitian secara benar, kita tidak cukup sekedar melihat apa yang ditemukan peneliti, tetapi juga bagaimana peneliti sampai pada temuannya berdasarkan kelebihan dan keterbatasan metode yang digunakannya. Tetapi yang jelas, metode atau teknik penelitian apa pun yang kita gunakan, misalnya kuantitatif atau kualitatif, haruslah sesuai dengan kerangka teoritis yang kita asumsikan (Mulyana, 2000:145-146).
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode ini muncul karena terjadi perubahan paradigma dalam memandang suatu realitas/fenomena/ gejala. Dalam paradigma ini realitas sosial dipandang sebagai suatu yang holistik/utuh, kompleks, dinamis dan penuh makna. Metode Penelitian Kualitataif ini sering disebut sebagai metode penelitian natularistik karena penelitian ini dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting). Disebut sebagai Metode penelitian kualitatif karena data yang terkumpul dan analisisnya lebih bersifat kualitatif.
Kriteria data dalam penelitian kualitatif adalah data yang pasti, yaitu data yang sebenarnya terjadi sebagaimana adanya bukan data yang sekedar terlihat, terucap, tetapi data yang mendukung makna dibalik yang terlihat dan terucap tersebut. Metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, yaitu suatu data yang mengandung makna. Makna merupakan data yang sebenarnya, data yang pasti merupakan suatu nilai dibalik data yang tampak. Oleh karena itu dalam penelitian kualitatif tidak menekankan pada generalisasi, tetapi lebih menekankan pada makna. Generalisai dalam penelitian kualitatif dinamakan “tranfer bility”, artinya hasil penelitian  tersebut dapat digunakan ditempat lain, manakala tempat tersebut memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda.
Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan membuka potensi interpretatif-interpretatif alternatif dan peneliti diizinkan melakukan interpretasi secara subyektif. Kendati subyektifitas peneliti sangat mempengaruhi prosesi analisa, namun akan diupayakan mencapai tingkat obyektifitas dengan berpegang pada interpretatif yang tidak lepas dari realitas data agar tidak membias. Penelitian deskriptif adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat dengan tujuan untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.
Secara umum penelitian ini pada akhirnya akan menjelaskan mengenai dampak yang terjadi pada perkembangan teknologi informasi terhadap masyarakat desa kemloko, kec. Mojosari, kab. Mojokerto dan menerangkan pola-pola pemikiran masyarakat desa kemloko, kec. Mojosari, kab. Mojokerto ketika perkembangan teknologi informasi masuk kedesa tersebut.
Mohammad Nazir. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia, 1988, hal. 63-64
Teknik sampling yang di gunakan adalah teknik random sampling
             Teknik ini menggunakan cara pengambilan/pengambilan sampel secara pilihan random (random selection), sembarang tanpa pilih bulu. Dalam random sampling ini setiap anggota dari populasi mempunyai kemungkinan dan kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel. Random di sini bukan berarti “serampangan”, atau secara kebetulan, akan tetapi juga dipilih dan ditentukan (memiliki ciri-ciri yang khusus).
            Maka random sampling itu memperhatikan dengan cermat hal pemilihan sampel, dengan penentuan probabilitas/kemungkinan yang sama bagi semua anggota untuk dipilih sebagai sampel. Untuk ini digunakan prosedur sebagai berikut :
a.       Cara undian
b.      Cara ordinal
c.       Randomisasi dari sebuah Tabel-Bilangan-Random
 gunakan teknik ini karena dalam penelitian ini pengambilan sample yang di gunakan tanpa pandang bulu. Siapapun yang dapat di jadikan sample dalam penelitian ini dari kaum tua maupun muda, usia sekolah ataupun tidak. Tergantung kebutuhan data yang harus diperoleh.

3.2 Populasi
            Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat desa kemloko yang dapat diajak komunikasi. Dari anak usia sekolah hingga para orang tua.

3.3 Sampel
            Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa dari masyarakat desa kemloko yang terdiri dari usia sekolah dan orang tua.

3.4 Teknik Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu sebagai berikut:
1. Interview
Interview atau wawancara itu adalah suatu percakapan,tanya jawab lisan antara dua orang atau lebih yang duduk berhadapan secara fisi dan di arahkan pada suatu masalah tertentu (interview=berbincang-bincang, Tanya jawab; asal kata entrevue = perjumpaan sesuai dengan perjanjian sebelumnya. Dari kata entre, inter, dan voir = videre = melihat. Interview = Tanya jawab lisan dengan maksud untuk dipublikasikan).
Interview ialah percakapan dengan bertatap muda dengan tujuan memperoleh informasi factual, untuk menaksir dan menilai kepribadian individu, atau untuk tujuan-tujuan konseling/penyuluhan, atau tujuan terapeutis (James P. Chaplin, 1981).
Interview ini digunakan dalam penelitian ini, untuk mewawancarai beberapa sample  masyarakat atau subjek yang bersangkutan. Untuk memperoleh informasi tentang dampak negatif dan positif dari perkembangan teknologi dan mendapatkan informasi tentang pola pikir masyarakat desa kemloko, kec. Mojosari, kab. mojokerto setelah masuknya teknologi informasi modern ke desa tersebut.

2. Teknik Observasi
            Observasi ialah Studi yang disengaja dan sistematis tentang fenomena sosial dan gejala-gejala alam dengan jalan pengamatan dan pencatatan.
            Observasi ialah pengujian ssecara intensional atau bertujuan sesuatu hal, khususnya untuk maksud pengumpulan data. Merupakan satu verbalisasi mengenai hal-hal yang diamati. (James, P. Chaplin, 1981)
            Dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi sebagai teknik kedua dalam kegiatan penelitian ini. Teknik ini digunakan untuk mengerti pola-pola perubahan pemikiran masyarakat desa yang lebih signifikan.
(DR. Kartini Kartono, pengantar metodologi riset sosial : 187)

3.5  Teknik Analisa Data
            Dalam penilitian ini, teknik analisa data yang di gunakan adalah teknik analisa data kualitatif. Karena dalam teknik analisa data kualitatif  Adapun untuk penelitian kualitatif, justru analisis data telah bisa dimulai sejak peneliti  mengumpulkan data di lapangan.. Proses analisis data dalam penelitian kualitatif, sudah bisa dimulai sejak dari akan masuk lapangan, sedang berada di lapangan dan sesudah selesai mengumpulkan data di lapangan.
Mempersiapkan data untuk dianalisis dalam penelitian kualitatif, berbeda sekali dengan persiapan analisis data kuantitatif. Perbedaan tersebut terletak pada fungsi analisis. Fungsi analisis dalam penelitian kualitatif  ialah untuk membedah fenomena dan sekaligus menganalisis fenomena untuk mengkonstruksi teori temuannya. Sedangkan analisis dalam penelitian kuantitatif ialah untuk menguji teori (M. Kasiram, 2006: 286).


Sebelum masuk lapangan, peneliti telah mengumpulkan data yang terkait dengan masalah yang ada pada sasaran penelitian. Supaya tidak terdorong untuk mengumpulkan segala data yang ia temui, maka data yang dikumpulkan ini, perlu dianalisis apakah relevan tidaknya dengan masalah dan fokus penelitiannya. Data yang kurang relevan sudah mulai disingkirkan.
Kemudian masuk ke lapangan untuk menggali langsung data di sasaran di mana masalah penelitian berada. Peneliti mengumpulkan data lagi seperti apa adanya di lapangan, sekaligus dianalisis, mana yang tidak relevan dengan permasalahan penelitian disingkirkan. Bila ternyata ditemukan data yang urgen, namun berada diluar permasalahan yang ditentukan, maka dimungkinkan peneliti mengubah desain penelitiannya. Demikian seterusnya sampai pengumpulan data selesai. Oleh karena itu, desain yang betul adalah desain yang sesuai dengan fakta di lapangan, maka itu desain penelitian kualitatif disusun lebih longgar bila dibandingkan dengan desain penelitian kuantitatif.
Dalam penelitian kualitatif, analisa data dilakukan sebelum, selama dan setelah pengumpulan data. Analisa data menjadi pegangan bagi penelitian selanjutnya sampai jika mungkin menjadi teori yang ”Grounded” (teori dari dasar). Dalam kenyataannya, analisa data kualitatif berlangsung selama proses pengumpulan data dari pada setelah selesai pengumpulan data. In fact, data analysis in qualitative research is an on going activity that occures throughout the investigative procces rather than after procces(Sugiyono, 2006: 275).
Banyak teknik analisa data kualitatif yang biasa di pakai, antara lain: model analisis data Interaktif oleh Miles dan Huberman, ada analisa berdasarkan komponen-komponen yang ada dalam sebuah fenomena, yaitu dibuat oleh Ian Dey, ada juga analisa data berdasarkan tahapan dalam penelitian oleh Spradly, dll.




3.6 Teknik Keabsahan Data
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keabsahan data penelitian kualitatif, yaitu: nilai subyektivitas, metode pengumpulan  dan sumber data penelitian. Banyak hasil penelitian kualitatif diragukan kebenarannya karena beberapa hal, yaitu subjektivitas peneliti merupakan hal yang dominan dalam penelitian kualitatif, alat penelitian yang diandalkan adalah wawancara dan observasi mengandung banyak kelemahan ketika dilakukan secara terbuka dan apalagi tanpa kontrol, dan sumber data kualitatif yang kurang credible akan mempengaruhi hasil akurasi penelitian.
            Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa cara untuk meningkatkan  keabsahan data penelitian kualitatif, yaitu: kredibilitas, transferabilitas dan konfirmitas.
Kredibilitas
Apakah proses dan hasil penelitian dapat diterima atau dipercaya. Beberapa kriteria dalam menilai adalah lama penelitian, observasi yang detail, triangulasi, per debriefing, analisis kasus negatif, membandingkan dengan hasil penelitian lain, dan member check. Cara memperoleh tingkat kepercayaan hasil penelitian, yaitu:
1.             Memperpanjang masa pengamatan memungkinkan peningkatan derajat kepercayaan data yang dikumpulkan, bisa mempelajari kebudayaan dan dapat menguji informasi dari responden, dan untuk membangun kepercayaan para responden terhadap peneliti dan juga kepercayaan diri peneliti sendiri.
2.             Pengamatan yang terus menerus, untuk menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan atau isu yang sedang diteliti, serta memusatkan diri pada hal-hal tersebut secara rinci.
3.             Triangulasi, pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data tersebut.
4.             Peer debriefing (membicarakannya dengan orang lain) yaitu mengekspos hasil sementara atau hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi analitik dengan rekan-rekan sejawat.
5.             Mengadakan member check yaitu dengan menguji kemungkinan dugaan-dugaan yang berbeda dan mengembangkan pengujian-pengujian untuk mengecek analisis, dengan mengaplikasikannya pada data, serta denganmengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang data.
6.             Transferabilitas yaitu apakah hasil penelitian ini dapat diterapkan pada situasi yang lain.
7.             Dependability yaitu apakah hasil penelitian mengacu pada tingkat konsistensi peneliti dalam mengumpulkan data, membentuk, dan menggunakan konsep-konsep ketika membuat interpretasi untuk menarik kesimpulan.
8.             Konfirmabilitas yaitu apakah hasil penelitian dapat dibuktikan kebenarannya dimana hasil penelitian sesuai dengan data yang dikumpulkan dan dicantumkan dalam laporan lapangan. Hal ini dilakukan dengan membicarakan hasil penelitian dengan orang yang tidak ikut dan tidak berkepentingan dalam penelitian dengan tujuan agar hasil dapat lebih objektif.















BAB IV
PEMBAHASAN

4.1    Penjelasan Hasil Penelitian
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.
Teknologi Informasi merupakan sarana untuk mempermudah dalam proses kinerja dan menambah wawasan atau pengetahuan yang kita butuhkan. Apalagi di era yang modern ini perkembangan suatu teknologi informasi yang kini berkembang pesat. Dalam penggunaan teknologi juga sangat beragam tergantung bagaimana cara kita memanfaatkannya dan mengaplikasikannya. Macam – macam teknologi informasi yang sering kita jumpai contohnya :
1.      HP
2.      Internet
3.      Televisi
4.      Radio

Tetapi yang kita bahas dalam laporan ini mengenai Hp, Hp salah satu macam teknologi informasi yang berguna untuk menjalin sutau hubungan dan interaksi dengan orang lain. Dalam mayoritas masyarakat sudah mempunyai alat semacam teknologi informasi yaitu Hp, Hp terkadang juga mempunyai efek yang positif dan negative. Dalam penggunaan Hp ini sebernarnya sangat fleksibel kalau seumpamanya kita tahu dimana tempat dan cara penggunaannya kata lain di lihat dari penggunaannya dan pemanfaatannya. Di kalangan pelajarpun sudah banyak yang mempunyai Hp, sebenarnya Hp bagi kalangan pelajar itu tidak terlalu efektif di karenakan pelajar itu tugasnya hanya menuntut ilimu dan belajar.
Mungkin memang benar mengikuti perkembangan zaman tetapi di lihat dari konteksnya terlebih dahulu apa itu benar – benar banyak manfaatnya atau malah sebaliknya. Hp sangat mempermudah dalam menyebarkan informasi dan berkomunikasi secara tidak langsung dimanapun lawan bicaranya berada. Akan tetapi dari hasil wawacara beberapa masyarakat dan pelajar di Desa Kemloko ternyata menyetujui bahwa teknologi informasi khususnya Hp lebih banyak memberikan dampak negative daripada dampak positif. Inilah beberapa penjelasan mengenai dampak yang ditimbulkan dengan berkembangnya teknologi informasi seperti Hp di Desa kemloko dari wawancara yang kita lakukan.
Dampak positifnya sebagai berikut:
  Memudahkan dalam mendapatkan informasi
  Dapat berkomunikasi dengan seseorang tanpa harus bertemu dengan orangnya
  Handphone sangat membatu dalam kinerja setiap pekerjaan. Contohnya sangat membantu petani desa kemloko yang mempunyai chanel luas. Dan juga sangat membantu para pengusaha kecil dalam mengembangkan dan berhubungan dengan partner bisnisnya.

Dampak negatifnya adalah:
  Menurunnya minat belajar bagi seorang pelajar.
  Kurangnya komunikasi secara langsung, khususnya anak dengan orang tua. Yang akan menyebabkan perubahan dalam bersikap keorang tua mereka sendiri.
  Membuat seseorang jadi boros, hal ini dikarenakan Hp memerlukan yang namanya pulsa. Dan banyak dari mereka menggunakan Hp belum secara maksimal dengan sistem manfaat yang ada.
  Nilai etika sopan santun menurun kepada yang lebih tua menurun.
  Menyimpan gambar atau video yang tidak baik.



Karena dampak negative ini yang lebih banyak muncul dikarenakan oleh belum digunakannya teknologi informasi khususnya Hp dengan baik.
Pola pikir masyarakat setelah menggunakan teknologi ini adalah menganggap semuanya lebih praktis. Apalagi untuk mendapatkan informasi dan komunikasi tapi semua dampak negative yang ditimbulkan komunikasi secara langsung jarang dilakukan karena menganggap semuanya bisa melalui Hp. Tapi sekarang masyarakat desa Kemloko dari sisi orang tua ingin mengubah pola pikir mereka menjadi lebik baik lagi. Maksudnya akan mencoba lebih tertib dalam memanfaat teknologi tersebut saat penting saja.
Dari wawancara yang kami lakukan oleh pelajar dan pengajar mereka mengatakan bahwa ada beberapa cara untuk mengatasi agar tidak menggunakan handphone ketika jam pelajaran adalah:
         Mematikan Hp pada saat jam pelajaran dimulai.
         Pihak sekolah membuat rak khusus untuk tempat Hp pelajar, yang wajib dikumpulkan ketika jam pelajaran dimulai.
         Pihak sekolah memberi sangsi bagi pelajar yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.













BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
            Dari hasil penelitian yang telah dibahas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa dampak teknologi informasi Hp mempunyai dampak negative dan positif akan tetapi dampak negate lebih banyak dari pada dampak positif yang ditimbulkan. Pola pikir masyarakat desa Kemloko pun sudah maju lebih modern, berpikir praktis.

B. Saran
         Sebaiknya untuk orang tua harus bisa membatasi dan mengawasi anaknya dalm menggunakan Hp.
         Masyarakat desa Kemloko harus lebih bisa tepat dalam menggunakan teknologi informasi Hp.















DAFTAR PUSTAKA



Kartono DR. kartini. 1990. Pengantar metodologi riset sosial. Bandung: mandar maju

Killing, cah. 2011. Dampak perkembangan teknologi informasi. (http://cah-kliling.blogspot.com/2011/10/dampak-negatif-dan-positif-teknologi.html)


Nazir mohammad.1988. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia

Saptarigeg. 2010. Sejarah perkembangan teknologi informasi di Indonesia.(http://saptarigeg.blogspot.com/2010/09/sejarah-perkembangan-teknologi.html)


Unsoed, kesmas. 2010. Definisi masyarakat menurut para ahli. (http://kesmas-unsoed.blogspot.com/2011/10/definisi-masyarakat-menurut-para-ahli.html)

shaving, 2010. Cirri-ciri masyarakat desa, (online), (http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/ciri-ciri-masyarakat-desa)

LAMPIRAN

Daftar pertanyaan untuk pelajar
PERTANYAAN UNTUK PELAJAR
TEKNOLOGI INFORMASI HANDPHONE (HP)

1.      Sejak kapan menggunakan alat Teknologi Informasi yang modern, seperti Handphone dan Internet?

2.      Apa saja manfaat yang anda rasakan saat telah menggunakan Teknologi Informasi baik Handphoe maupun Internet?

3.      Apakah semenjak menggunakan Teknologi Informasi yang Modern ini makin meningkatkan semangat belajar atau malah membuat menurunnya semangat belajar anda?

4.      Apakah anda sudah menggunakan Teknologi yang modern ini dengan semaksimal mungkin atau malah sebaliknya?

5.      Dampak apa sajakah yang anda rasakan saat telah menggunakan Teknologi Informasi yang modern ini? Lebih banyak dampak negativnya atau dampak positifnya? Dan bagaimana anda mengatasi atau mencegah agar tidak salah didalam menggunakan Teknologi Informasi (HP)yang ada saat ini?






Daftar pertanyaan untuk Guru
PERTANYAAN UNTUK GURU
TEKNOLOGI INFORMASI HANDPHONE (HP)

1.      Dengan majunya Teknologi Informasi saat ini seberapa jauh pengaruhnya bagi pelajar dalam konteks peningkatan prestasi ?.

2.      Dengan adanya Teknologi Informasi modern ini adakah perubahan dalam sistem pembelajaran atau penginformasian terhadap pelajar?

3.      Alat komonikasi (Handphone) bagi pelajar sangat mendukung dalam dunia komonikasinya antar Guru dan Teman-temannya, menurut anda bagaimana ?.

4.      Bagaimana sikap pelajar saat berlangsungnya kegiatan belajar dikelas, apakah ada yang masih memainkan alat komunikasi seperti Handphone?

5.      Apakah ada sebagian dari pelajar yang melanggar peraturan sekolah dengan membawa alat komunikasi seperti Handphone?
Dan sanksi apa yang diberikan kepada anak yang masih saja melanggar peraturan tersebut, setelah berkali-kali diperingatkan?









Daftar pertanyaan untuk masyarakat
PERTANYAAN BAGI MASYARAKAT
TEKNOLOGI INFORMASI HANDFON (HP)


1.      Apa pengertian teknologi informasi?
2.      Menurut pandangan anda dengan berkembangnya Teknologi Informasi khususnya Handphone (HP) di Era Globalisasi ini bagaimana ?.
3.      Sebesar apa fungsi dan mamfaat Teknologi Informasi khususnya Handphone (HP) tersebut ?.
Dengan adanya Handphone apa mungkin anda merasa sangat membantu didalam kinerja yang anda alami saat ini ?.
4.      Handphone memang sangat dibutuhkan untuk kalangan pembisnis atau orang-orang yang memiliki urusan penting yang harus diselesaikan didalam kinerjanya, tapi bagaimana dengan sebagian pelajar yang menggunakan Handphone dan tidak terlalu memberikan banyak mamfaat sehingga dapat disalah gunakan adanya Handphone tersebut dalam fungsinya, menurut pandangan bapak bagaimana solusi yang tepat untuk menangani masalah tersebut ?.
5.      Di Era Globalisasi ini begitu banyak sorotan ataupun kritikan mengenai Teknologi Informasi tersebut khususnya Handphone (HP), Informasi yang kami dapat dari teman ataupun masyarakat sekitar dengan meningkatnya TI khususnya (HP) semakin banyak pula angka perselingkuhan  yang terjadi, menurut pandangan bapak yang melar belakangi terjadinya hal tersebut dari faktor apa saja ?.
6.      Guna menyelesaikan masalah tersebut dalam konteks penyalahgunaan Teknologi Informasi khususnya (HP), menurut bapak hal apa saja yang harus diterapakan bagi setiap pengguna HP Tersebut ?.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar kalian sangat berharga bagi saya

Survey Monkey

Survey Monkey/Monkey Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan umpan balik untuk membantu mengumpulkan informasi & data pelanggan dari surv...